Artikel ini diperbarui secara berkala.

Hingga saat ini, kontaminasi virus corona telah mencapai 422.945 kasus di seluruh dunia. Imbasnya, banyak orang yang memilih untuk membatalkan atau mengatur ulang perjalanan hingga kondisi aman terkendali. Terlebih banyak negara yang kini menutup aksesnya bagi pendatang.

Menanggapi hal tersebut, maskapai-maskapai dunia menetapkan kebijakan sementara yang mengatur masalah pembatalan atau penjadwalan ulang tiket pesawat. Selain menyajikan informasi pembekuan rute internasional sementara—dari dan menuju Jakarta—milik maskapai-maskapai yang kerap digunakan oleh warga negara Indonesia, kami juga merilis daftar maskapai dunia yang masih melayani rute internasional dari dan menuju Jakarta:

Garuda Indonesia
Meskipun pekan lalu pemerintah Indonesia telah mengambil tindakan preventif demi mencegah penyebaran virus corona di Tanah Air dengan menangguhkan sementara akses visa bagi seluruh wisatawan, namun Garuda Indonesia masih melayani penerbangan internasional secara normal.

Per 20 Maret 2020, pihak maskapai mengumumkan masih melayani penerbangan dari dan menuju Australia dan Amsterdam. Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengungkapkan bahwa keberlanjutan pengoperasian layanan penerbangan dari dan menuju Australia dan Belanda tersebut merupakan bentuk dukungan Garuda Indonesia untuk memfasilitasi pergerakan warga negara Indonesia yang akan kembali ke Indonesia dari kedua negara tersebut, maupun warga negara Belanda dan Australia yang akan kembali ke negaranya masing-masing dari Indonesia. Frekuensi penerbangan kedua negara tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan penumpang.

Maskapai nasional Indonesia ini hanya menangguhkan beberapa rute dari dan menuju Tiongkok, yaitu Beijing, Shanghai, Guangzhou, Zhengzhou dan  Xi’an. Selain itu, pendatang yang dalam waktu 14 hari terakhir berkunjung ke Iran, Italia, Vatikan, Prancis, Jerman, Swiss, Spanyol, dan Inggris tidak diijinkan masuk atau transit ke Indonesia. (garuda-indonesia.com)

All Nippon Airlines
Per 24 Maret 2020, pihak maskapai ANA masih melayani penerbangan dari Bandara Internasional Haneda dan Bandara Internasional Narita menuju Jakarta sebanyak tujuh kali seminggu. (anahd.co.jp)

JAL hanya akan mengurangi beberapa frekuensi penerbangan menuju Jakarta.

Japan Airlines
Jika ANA masih melayani rute normal menuju Jakarta, JAL justru menerapkan kebijakan berbeda. Meskipun tidak membatalkan seluruh penerbangannya, namun mulai 29 Maret hingga 30 April 2020, rute Narita-Jakarta yang dioperasikan armada JL725/JL726 akan mengalami beberapa perubahan, yakni penangguhan pada tanggal-tanggal khusus, yakni 2, 4, 6, 9, 11, 13, 16, 18, 20, 21, 23, 25, 27, 28 April. Sementara armada JL720 hanya bakal beroperasi pada 29 Maret. Pihak JAL juga memastikan mulai Mei 2020, seluruh penerbangan akan kembali normal. (jal.co.jp)

Asiana Airlines
Hingga 25 April 2020, Asiana Airlines masih akan melayani tiga kali penerbangan per pekan yakni tiap Rabu, Jumat, dan Minggu. Penerbangan dari Bandara Internasional Incheon menuju Jakarta ini menggunakan armada OZ761/762. Selanjutnya, mulai Mei 2020, maskapai asal Korea Selatan ini kembali melayani rute menuju Jakarta dengan frekuensi normal. (m.flyasiana.com)

Baca juga: 8 Cara Agar Terhindar dari Serangan COVID-19; Kebijakan Maskapai Imbas Wabah Virus Corona

EVA Air kembali melayani penumpang setelah 7 April 2020.

Eva Air
Akibat peraturan pemerintah Taiwan yang menyebutkan bakal melarang turis asing untuk melakukan kunjungan singkat maupun melakukan transit selama dua pekan, mulai 24 Maret hingga 7 April 2020, EVA Air bakal melakukan penutupan rute sementara seluruh penerbangan internasional mereka, termasuk Jakarta. Namun, setelah itu, mereka akan kembali melayani rute dari Bandara Internasional Taiwan Taoyuan menuju Jakarta sebanyak dua kali seminggu. Jadwal bakal kembali normal pada Mei 2020. (evaair.com)

Thai Airways
Sampai saat ini, penerbangan yang dioperasikan oleh Thai Airways menuju dan dari Jakarta belum ada perubahan yang signifikan. Namun, sejak awal Maret 2020, Otoritas Penerbangan Sipil Thailand (CAAT) memberlakukan peraturan baru bagi para pelancong yang akan masuk ke negeri tersebut. Seluruh turis asing wajib menyertakan sertifikat kesehatan yang ditandatangani oleh dokter, dan memperlihatkan surat keterangan sehat tersebut sebelum boarding ke pesawat menuju Thailand. Jika tidak dapat menunjukkan surat yang diminta, maka penumpang dilarang untuk meneruskan perjalanan. Setiba di bandara Thailand, penumpang juga kembali diminta untuk menunjukkan surat keterangan sehat beserta formulir T8 yang telah diisi kepada petugas. Penumpang yang membawa surat keterangan palsu akan dikenakan denda serta wajib dikarantina. (thaiairways.com)

Meskipun seluruh penerbangan Qatar Airways masih normal, namun alih-alih berkunjung, pemerintah Qatar hanya mengizinkan penumpang untuk transit di negaranya.

Qatar Airways
Sampai berita ini diturunkan, Qatar Airways masih mengoperasikan penerbangan dari dan menuju Jakarta. Namun, hanya berlaku untuk penerbangan transit. Ini artinya, Qatar tidak mengizinkan turis asing memasuki negaranya selain untuk keperluan transit. (qatarairways.com)