
Penyebaran virus corona atau COVID-19 secara global masih belum bisa diredam. Hingga saat ini, virus tersebut setidaknya telah menginfeksi lebih dari 113.800 orang di 97 negara. Di Indonesia, setidaknya hingga 9 Maret 2020, telah ada 19 orang yang positif terinfeksi COVID-19.
Menurut WHO, orang yang terinfeksi virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok tersebut akan mengalami gejala batuk, bersin-bersin, dan demam. Di beberapa kasus, pasien yang masih berusia muda atau memiliki daya tahan tubuh yang bagus akan cenderung sembuh. Namun bagi mereka yang berusia lanjut dan memiliki riwayat penyakit tertentu, infeksi COVID-19 dapat berakibat fatal.
Menurut WHO, berikut beberapa cara untuk menghindari infeksi virus corona:

1. Rajin mencuci tangan
Secara berkala, bersihkan tangan Anda dengan cairan disinfektan berbahan alkohol atau cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Dua langkah ini dipercaya efektif untuk membunuh virus tersebut.
2. Jaga jarak dengan orang lain
Ketika berada di tempat umum maupun kantor, usahakan untuk menjaga jarak minimum satu meter dengan mereka yang sedang batuk atau bersin-bersin. Pasalnya, batuk dan bersin tersebut dapat menyemprotkan cairan dari mulut dan hidung yang kemungkinan terinfeksi COVID-19. Jika terlalu dekat, cairan tersebut dapat tak sengaja terhirup.
3. Hindari menyentuh wajah, hidung, dan mulut
Tangan disinyalir sebagai sumber bakteri, kuman, dan virus karena anggota tubuh ini paling sering menyentuh benda-benda di tempat umum. Sekali terkontaminasi COVID-19, tangan dapat menyebarkan virus tersebut lewat mata, hidung, dan mulut. Ini adalah imbauan yang terdengar simpel, namun paling sulit dipraktikkan.
4. Jaga kebersihan
Selalu ingatkan diri sendiri dan orang-orang di sekitar Anda untuk menutup mulut dan hidung ketika batuk dan bersin. Jangan tutup keduanya dengan telapak tangan, melainkan memakai tisu ataupun menutupinya dengan siku tangan. Jika Anda mengalami gejala sakit pernapasan, gunakan masker untuk meminimalisir penyebaran virus. Menurut WHO, menjaga kebersihan pernapasan dapat mengurangi penyebaran virus batuk, flu, hingga COVID-19.

5. Hindari (atau kurangi) bersentuhan dengan orang
Jabat tangan juga dianggap sebagai cara paling mudah bagi virus untuk berpindah dari satu orang ke orang yang lain. Sempat muncul gerakan mengganti jabat tangan dengan saling menempelkan siku, namun menurut WHO, cara paling efektif adalah dengan mengeliminasi kontak langsung.
6. Sadar dengan kondisi kesehatan
Jika Anda merasakan gejala seperti demam, batuk, dan sesak napas, segera ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Usahakan untuk tetap di rumah jika Anda merasa kurang sehat.

7. Senantiasa ikuti perkembangan
Ikuti terus perkembangan wabah COVID-19 terutama di tempat Anda tinggal. Pemerintah secara berkala memperbarui informasi mengenai wabah COVID-19 ini. Untuk Indonesia, nomor telepon yang dapat dihubungi adalah 119 ext. 9.
8. Hindari keramaian
Pemerintah lokal maupun nasional menyarankan bagi warganya untuk menghindari tempat-tempat yang kerap didatangi oleh banyak orang, terutama tempat yang memiliki saluran udara buruk. Jika Anda tetap harus pergi ke tempat-tempat yang ramai, ingat poin nomor 1-5 di atas.

