COVID-19 masker. masker corona. masker langka
Petugas di stasiun kereta di Jepang memakai masker. Bagi yang sehat, masker tak efektif menangkal COVID-19, namun membantu yang sakit agar tak menyebarkan virus. (Foto: Liam Burnett-Blue/Unsplash)

Penyebaran virus corona atau COVID-19 secara global masih belum bisa diredam. Hingga saat ini, virus tersebut setidaknya telah menginfeksi lebih dari 113.800 orang di 97 negara. Di Indonesia, setidaknya hingga 9 Maret 2020, telah ada 19 orang yang positif terinfeksi COVID-19.

Menurut WHO, orang yang terinfeksi virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok tersebut akan mengalami gejala batuk, bersin-bersin, dan demam. Di beberapa kasus, pasien yang masih berusia muda atau memiliki daya tahan tubuh yang bagus akan cenderung sembuh. Namun bagi mereka yang berusia lanjut dan memiliki riwayat penyakit tertentu, infeksi COVID-19 dapat berakibat fatal.

Menurut WHO, berikut beberapa cara untuk menghindari infeksi virus corona:

Cuci tangan menggunakan sabun merupakan cara paling mudah dan paling efektif untuk membunuh virus COVID-19. (Foto: Pexels)

1. Rajin mencuci tangan
Secara berkala, bersihkan tangan Anda dengan cairan disinfektan berbahan alkohol atau cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Dua langkah ini dipercaya efektif untuk membunuh virus tersebut.

2. Jaga jarak dengan orang lain
Ketika berada di tempat umum maupun kantor, usahakan untuk menjaga jarak minimum satu meter dengan mereka yang sedang batuk atau bersin-bersin. Pasalnya, batuk dan bersin tersebut dapat menyemprotkan cairan dari mulut dan hidung yang kemungkinan terinfeksi COVID-19. Jika terlalu dekat, cairan tersebut dapat tak sengaja terhirup.

3. Hindari menyentuh wajah, hidung, dan mulut
Tangan disinyalir sebagai sumber bakteri, kuman, dan virus karena anggota tubuh ini paling sering menyentuh benda-benda di tempat umum. Sekali terkontaminasi COVID-19, tangan dapat menyebarkan virus tersebut lewat mata, hidung, dan mulut. Ini adalah imbauan yang terdengar simpel, namun paling sulit dipraktikkan.