Artikel ini diperbarui secara berkala.
Hingga saat ini, kontaminasi virus corona telah mencapai 126.369 kasus di lebih dari 60 negara di dunia. Imbasnya, banyak orang yang memilih untuk membatalkan atau mengatur ulang perjalanan hingga kondisi aman terkendali. Terlebih banyak negara yang kini menutup aksesnya bagi pendatang.
Menanggapi hal tersebut, maskapai-maskapai dunia menetapkan kebijakan sementara yang mengatur masalah pembatalan atau penjadwalan ulang tiket pesawat. Kami menyajikan informasi dari maskapai-maskapai yang kerap digunakan oleh warga negara Indonesia. Berikut di antaranya:
All Nippon Airways
Maskapai asal Jepang ini menawarkan gratis pembatalan untuk penerbangan dari dan ke Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, dan kota-kota di Italia bagian utara. Peraturan tersebut berlaku untuk pemesanan hingga 30 April 2020 dengan periode terbang paling lambat 30 Juni 2020. Pembatalan tiket yang dibeli lewat agen perjalanan bisa dilakukan via agen perjalanannya. Informasi lebih lanjut bisa ditemukan di sini.

Cathay Pacific
Maskapai Hong Kong ini menawarkan refund untuk tiket ke Wuhan (tiket diterbitkan sebelum 21 Januari), Tiongkok (tiket diterbitkan sebelum 3 Februari), Taiwan (tiket diterbitkan sebelum 8 Februari), Korea Selatan (tiket diterbitkan sebelum 24 Februari), Israel (tiket diterbitkan sebelum 19 Februari), dan Jepang (tiket diterbitkan sebelum 4 Maret). Kebijakan baru ini berlaku untuk tiket dengan periode perjalanan hingga 30 April 2020.
Emirates
Maskapai berbasis di Dubai ini membekukan seluruh rutenya ke Iran. Selain itu, penumpang dengan tiket ke negara-negara dengan pembatasan perjalanan akibat wabah virus corona atau mereka yang penerbangannya dibatalkan, bisa menjadwalkan ulang atau mengajukan refund dengan syarat tiket dipesan untuk perjalanan sebelum 31 Mei. Bagi yang berniat menjadwalkan ulang, kesempatan dibuka hingga 30 Juni 2020.

Etihad
Bagi penumpang yang membeli tiket antara 8 Maret hingga 7 April 2020 diizinkan untuk mengganti tanggal atau mengubah destinasi secara sonder bayar. Penawaran ini berlaku untuk perjalanan di atas 22 Maret. Sementara bagi penumpang yang penerbangannya dibatalkan karena wabah virus corona, Etihad memberikan kesempatan untuk satu kali mengubah jadwal penerbangan secara gratis hingga 15 Juli.
Japan Airlines
Maskapai ini memberikan kelonggaran untuk mengatur ulang atau mengajukan refund untuk penerbangan dari dan ke Jepang, Tiongkok, dan Hong Kong. Batas waktu pengubahan bervariasi tergantung destinasi. Informasi selengkapnya dapat dilihat di sini.
Korean Air
Hampir seluruh penerbangan dari dan ke Seoul dibatalkan atau dikurangi frekuensinya. Untuk tiket yang dibeli sebelum 1 Maret, Korean Air menghapus biaya pembatalan atau penjadwalan ulang. Bagi yang memilih opsi kedua, tiket wajib diterbitkan sebelum 30 Juni 2020.

Lufthansa Group
Grup yang membawahi sejumlah maskapai seperti Lufthansa, SWISS, Austrian Airlines, dan Brussels Airlines ini menghapus biaya tambahan untuk perubahan tiket ke seluruh destinasi yang mereka layani yang dibeli sebelum 31 Maret. Penumpang diberikan satu kali kesempatan untuk mengubah perjalanannya hingga 31 Desember 2020.
Qantas
Maskapai nasional Australia ini menawarkan kesempatan untuk mengatur ulang jadwal perjalanan secara gratis untuk tiket yang dibeli antara 10-31 Maret 2020 untuk periode perjalanan sebelum 30 Juni 2020. Namun, pengaturan ulang tersebut tetap berdasarkan ketersediaan kursi serta penumpang harus membayar selisih jika harga tiket baru yang dipilih lebih mahal. Syarat lainnya: penggantian jadwal harus dilakukan setidaknya tiga hari sebelum keberangkatan dan periode perjalanan tak boleh lebih dari 30 Juni 2020. Informasi selengkapnya di sini.

Qatar Airlines
Maskapai berbasis di Doha ini memberikan kebijakan paling royal. Selain menghapus biaya pembatalan atau pengaturan ulang, tiket yang telah dipesan dapat diubah menjadi voucher yang berlaku hingga satu tahun ke depan. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh rute hingga 30 Juni 2020. Proses pembatalan, penggantian jadwal, atau pemesanan baru menggunakan voucher dilakukan setidaknya tiga hari sebelum keberangkatan.

Singapore Airlines
Maskapai ini telah menonaktifkan lebih dari 700 penerbangan termasuk maskapai anak usahanya, Silk Air. Kedua maskapai tersebut juga menghapus biaya pembatalan atau pengaturan ulang perjalanan untuk tiket yang dibeli sebelum 3 Maret 2020. Pengaturan ulang terbuka bagi seluruh destinasi dengan syarat periode perjalanan dilakukan sebelum 31 Agustus 2020.
Turkish Airlines
Untuk tiket penerbangan internasional yang dibeli antara 6-24 Maret 2020, Turkish Airlines akan membebaskan biaya pengaturan ulang dengan syarat pengaturan ulang hanya boleh dilakukan sekali. Sementara itu, calon penumpang yang telah melakukan pembelian tiket internasional sebelum 5 Maret 2020 untuk periode perjalanan hingga akhir tahun, maskapai Turki itu menawarkan ganti jadwal satu kali gratis asalkan dilakukan sebelum 16 Maret 2020.

Garuda Indonesia
Hingga 19 Maret 2020, Garuda Indonesia masih belum melayani penerbangan dari dan ke Tiongkok. Sementara itu, Garuda Indonesia telah mengambil kebijakan terkait perubahan jadwal dan penggantian rute untuk seluruh penerbangan domestik maupun internasional (terkecuali Timur Tengah) termasuk penerbangan codeshare. Untuk tiket yang diterbitkan sebelum dan hingga 15 Maret 2020 dengan periode perjalanan hingga 30 Mei 2020, maka penumpang dapat melakukan perubahan jadwal atau perubahan rute sebanyak satu kali tanpa dikenakan biaya. Bebas biaya tak berlaku untuk perubahan jadwal yang berada di periode black out atau musim sibuk. Sedangkan bagi mereka yang memilih memindahkan rute, maka akan dikutip biaya selisih tiket dan pajak. Garuda Indonesia juga memberikan opsi perpanjangan masa berlaku tiket hingga 31 Maret 2021 atau mengubah tiket menjadi voucher untuk pembelian tiket atau produk Garuda Indonesia lainnya.

