Wahana Do-Dodonpa di Fuji-Q Highland Park yang dinobatkan sebagai roller coaster tercepat di dunia ini resmi ditutup sementara setelah banyak korban yang mengalami patah tulang punggung dan leher setelah naik wahana tersebut. Hal ini cukup mengejutkan bagi banyak pihak. Pasalnya, meskipun kecepatannya mencapai 180 km/jam dalam 1,56 detik, sebelumnya tidak ada cedera yang dilaporkan. Pihak taman hiburan mengatakan bahwa kejadian patah tulang pada penumpang ini pertama kali terjadi, meskipun roller coaster telah beroperasi selama dua dekade.

Sebuah pernyataan yang dirilis kepada pers dari taman hiburan tersebut, roller coaster akan ditutup dengan alasan perbaikan. Namun, pihak taman bermain masih akan terus mengusut kasus tersebut. Roller coaster yang berada di taman yang terletak di kaki Gunung Fuji di prefektur Yamanashi di Jepang ini pertama kali dibuka pada 2001 dan kemudian direnovasi pada 2017.

Ada beberapa spekulasi yang menyebutkan bahwa cedera mungkin disebabkan oleh posisi duduk yang salah selama berada di atas roller coaster. Do-Dodonpa mengharuskan pengendara untuk bersandar ke kursi mereka dan mengenakan penahan bahu, menyisakan sedikit ruang antara punggung dan sandaran.

Baca juga: Roller Coaster Tercepat, Tertinggi, Terpanjang

Perusahaan manufaktur roller coaster, Sansei Technologies, meminta maaf pada penumpang yang terluka, tapi menegaskan pihaknya tidak tahu penyebab cedera. Karena desain roller coaster semuanya harus mematuhi standar yang disetujui pemerintah.

Menurut Naoya Miyasato, seorang profesor arsitektur dari Nihon University yang mempelajari desain roller coaster, kecelakaan yang mengakibatkan patah tulang tidak pernah terjadi sebelumnya.

Informasi selengkapnya, kunjungi fujiq.jp/en.