The World in Pictures: Maret 2018

Indonesia dilihat dari mata para fotografer andal.

ANCOL
Sejumlah pengunjung Ancol bersantai di pesisir berbatu seraya menikmati senja. Pada awal 1960-an, kawasan Ancol sempat diusulkan menjadi daerah industri, tapi Bung Karno kemudian menginstruksikan Gubernur Jakarta untuk menjadikannya tempat rekreasi.

Foto oleh Rosa Panggabean (rosapanggabean.com).

BINTAN
Foto udara sebuah danau kaolin di Desa Kawal, Bintan. Danau ini tercipta setelah air hujan mengisi cekungan bekas tambang pasir. Walau riwayat pembentukannya memprihatinkan, danau semacam ini justru merekah jadi objek wisata di Bintan.

Foto oleh Yuli Seperi (yuliseperi.wordpress.com).

INDRAMAYU
Siluet seorang wanita sedang meniup canting di balik kain batik kreasinya di Kelurahan Paoman, Indramayu. Paoman memproduksi batik tulis dengan pewarna alam yang dibuat dari mangga, kunyit, mengkudu, dan bakau.

Foto oleh Fauzan Abdul Syukur Kesuma (fauzankesuma.com).

KUTA
Sebuah buldoser menyusuri Pantai Kuta untuk mengumpulkan dan menyerok sampah. Problem sampah kian kronis di Bali, terutama di musim hujan ketika sampah kiriman bergabung dengan sampah lokal dan menumpuk di kawasan pesisir.

Foto oleh Yusuf Wahil (@yusufwahil).

LEBAK
Patung Douwes Dekker dan patung Saijah, karakter dalam novel Max Havelaar karangan Multatuli, nama pena Douwes Dekker. Kedua patung karya Dolorosa Sinaga ini terpajang di Museum Multatuli yang diresmikan 11 Februari 2018. Semasa bekerja untuk pemerintah kolonial Belanda, termasuk di Lebak, Douwes Dekker justru gigih menentang perlakuan Belanda terhadap warga jajahan.

Foto oleh Alfian Widiantono (alfianwidi.com).

ULUWATU
Seorang wisatawan asing berjalan di kolong tebing batu di kawasan Pantai Suluban, pesisir selatan Bali. Pantai yang kerap dijuluki Blue Point ini awalnya hanya terkenal di kalangan peselancar, tapi kemudian banyak orang datang untuk menikmati formasi bebatuannya yang atraktif.

Foto oleh Frengki Lollo (@frengkilollo).

Untuk melihat koleksi foto lainnya, klik di sini.

Comments