Sayap stasiun buatan 1936 yang ditempati hotel Scandic Grand Central, Helsinki. (Foto: Marc Goodwin Archmospheres/Helsinki Marketing)

Usai direstorasi dua tahun, bekas kantor jawatan kereta api Finlandia dibuka kembali sebagai hotel. Menginap di sini, tamu bisa bernostalgia ke masa silam, sekaligus mengenal arsitek masyhur Eliel Saarinen.

Hotel bernama Scandic Grand Central Helsinki ini mulai beroperasi April 2021. Posisinya satu kompleks dengan Central Station Helsinki, hub transportasi bagi kereta komuter dan jarak jauh, yang melayani sekitar 200.000 penumpang per harinya. 

Kamar tipe Junior Suite di Scandic Grand Central. (Foto: Scandic Hotels)

Kamar-kamar hotel ini disebar di dua bangunan: 373 kamar di gedung buatan 1909, sementara 118 kamar sisanya di sayap tambahan bertitimangsa 1936. Fasilitasnya meliputi bar, aula pertemuan, studio yoga, serta ruang sauna.

Kedua gedung yang ditempati hotel ini dikenang sebagai mahakarya aliran Finnish art nouveau. Arsiteknya, Eliel Saarinen, adalah arsitek kebanggaan Finlandia. Dia jugalah yang merancang National Museum of Finland dan Kleinhans Music Hall.

Tangga di bangunan bersejarah yang kini dihuni Scandic Grand Central. (Foto: Marc Goodwin Archmospheres/Helsinki Marketing)

Dikutip dari siaran pers Helsinki Marketing, proses transformasi gedung menjadi hotel dimulai pada 2020. Proyeknya disupervisi oleh Finnish Heritage Agency dan firma Architects Soini & Horto. Tambahan fitur-fitur hotel digarap oleh Futudesign, sementara interiornya oleh Puroplan.

“Kita masih bisa merasakan roh Saarinen,” ujar Aleksi Niemelainen dari Futudesign. “Masih terlihat lapisan dari era-era yang berbeda, begitu pula detail yang mengejutkan. Kompleks ini adalah destinasi wisata yang inspiratif bagi pencinta sejarah dan arsitektur.”Cristian Rahadiansyah