Pesona Si Monster

Penampilan Shrek dan para temannya yang mengundang tawa.

Diputar perdana 15 tahun silam, film animasi Shrek sukses meraup $491 juta dari masa tayangnya di seluruh dunia lewat kisah menyentuh dan karakter-karakter yang mengundang tawa. Selang tujuh tahun kemudian karyanya diadaptasi dalam bentuk pentas musikal Broadway. Di tahun pertamanya, Shrek the Musical memiliki delapan nominasi dalam ajang Tony Award, termasuk kategori Best Musical.

Kini untuk pertama kalinya, Shrek the Musical hadir di Jakarta lewat kolaborasi Broadway Entertainment dan Ciputra Artpreneur Center. Pertunjukan Broadway kedua di ibu kota ini sekaligus memetakan Jakarta sebagai pusat perhelatan pentas musikal dunia. Mengambil tempat di Ciputra Artpreneur Center, satu-satunya galeri seni dengan teater Broadway mumpuni, pada 5 Mei lalu Shrek the Musical sukses menghibur penonton dari berbagai kalangan usia. Tata lampu tampil artistik yang menghibur mata, setting panggung variatif, sedangkan musik dan tari-tariannya diisi humor yang mengundang tawa. Semua didukung dengan tata kostum karya Tim Hatley yang atraktif.

Meski pentas Shrek tidak tergolong baru, Tour Director Stephen Sposito memberi sentuhan anyar yang membedakannya dengan pentas-pentas terdahulu. Salah satunya adalah permainan visual interaktif yang ditembakan sebagai latar belakang. Selama di Jakarta, Shrek the Musical digelar 24 kali, dengan aksi terakhir pada 22 Mei 2016.

Informasi lebih lanjut, kunjungi Ciputra Artpreneur.

Comments