Panduan Makan Urban di Hong Kong

Perut-perut warga Hong Kong yang haus inovasi kuliner melecut kreativitas para koki dan menggerakkan industri restoran. Tren mutakhir memperlihatkan gelombang baru menu-menu yang terinspirasi makanan jalanan Asia. Berikut enam gerai yang menyajikannya.

Ronin: Kiblat Jepang
8 On Wo Ln., Central; roninhk.com.
Sosoknya mungil, rendah hati, dan ramah. Kontras dari reputasi penciptanya: Matt Abergel dan Lindsay Jang— duet andal yang mengotaki restoran sensasional Yardbird. Tersembunyi di balik pintu bergaya banal di daerah Noho, properti ini tak punya keriuhan rock-and-roll khas Yardbird. Tamu justru akan mendapati ruangan berkapasitas hanya 20 orang, dengan fokus utama khazanah kuliner Jepang yang inovatif dan berkiblat ke laut.

Semuanya disajikan di tengah interior bergaya organik. Ronin belum mencapai kesuksesan instan seperti Yardbird. Meski begitu, banyak tamunya pulang dengan pergunjingan tentang menu-menunya yang menyihir lidah. Reservasi dilakukan melalui surel. Pastikan Anda memesan kursi di dekat dapur agar bisa menyaksikan Abergel dan timnya beraksi. Menu direvisi setiap hari dan senantiasa berevolusi mengikuti pergantian musim.

Seraya menunggu sajian, tiap tamu dipersilakan duduk untuk menyeruput segelas sake merek Yardbird atau wiski. Menu di sini meliputi sushi dan sashimi, burung puyuh goreng, daging sapi Kagoshima, serta tigerfish daging lunak dengan madu dan keripik chestnut. Semuanya dibuat memakai bahan-bahan segar dan dieksekusi sempurna—dengan harga yang tentunya sebanding dengan kualitas rasanya.

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi Mar/Apr 2014 (“Elan Tepi Jalan”)

Comments