Dirilis pada awal 2019, The Apurva Kempinski Bali berhasil merebut perhatian para pelancong dengan layanannya yang paripurna serta desainnya yang terinspirasi kekayaan sejarah Majapahit dan Indonesia.

Menutup proses pembangunannya yang mencapai waktu satu dekade, hotel di kawasan Nusa Dua itu merilis koleksi vila yang terdiri dari satu hingga tiga kamar tidur. Dirancang oleh arsitek Budiman Hendropurnomo, kompleks vila ini terletak di dekat lobi. Tiap vila dilengkapi dengan kolam privat serta teras yang luas. Sementara untuk tipe dua dan tiga kamar tidur, tiap vila menyuguhkan fitur dapur dan ruang makan rooftop.

The Apurva Kempinsi Bali
Interior vila The Apurva Kempinsi Bali di dominasi material kayu.

Tiap vila dibangun menggunakan material kayu dan batu, serta dipermanis dengan sentuhan furnitur berbahan bambu, kain Sumba, serta kriya ukir asli Bali dan Jawa. Desain interiornya merupakan tanggung jawab dari Trivium Design Group yang berbasis di Jakarta.

Baca juga: Restoran Bawah Laut Pertama di Bali; Rekomendasi Wisata di Nusa Dua

Vila tipe terendah, Singhasari, dicetak lapang dengan luas 202 meter persegi. Vila ini menaungi satu kamar tidur serta ideal bagi tamu berpasangan. Satu kategori di atasnya, Sriwijaya menawarkan dua kamar tidur dengan luas vila beragam mulai dari 200 hingga 460 meter persegi. Vila tipe ini ideal untuk liburan keluarga dengan dua orang anak. Bagi yang membutuhkan akomodasi lebih besar, vila tipe Majapahit menyuguhkan tiga kamar tidur.

The Apurva Kempinsi Bali
Ruang televisi dan makan di vila Shingasari di The Apurva Kempinsi Bali.

Sementara itu, vila paling eksklusif dinamakan Nusantara Presidential Villa. Vila dengan luas 1.379 meter persegi tersebut bersemayam di samping Apurva Wedding Chapel dan hanya beberapa langkah dari pantai. Vila dua lantai ini menaungi tiga kamar tidur, ruang keluarga, dapur, area serbaguna, dan dua kolam renang—salah satunya di lantai dua!

Informasi lebih lanjut, kunjungi The Apurva Kempinski Bali.