Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Lima Travel Writer Bicara Tentang Dunia Tanpa Travel

KENNY SANTANA
Usai tujuh tahun bekerja untuk sebuah jaringan bioskop, Kenny fokus mengembangkan akun media sosial @KartuPosInsta dan bisnis custom trip. Artikel karyanya pernah dimuat di beberapa media, termasuk Travel+Leisure dan Kompas. Dia juga berkontribusi untuk buku 35 Destinations, Travel Bucket List. kartupos.co.id

Selain sulit bepergian, dampak terbesar pandemi?
Berhubung pekerjaan saya sebagai travel consultant, juga untuk @KartuPosTrip, sumber penghasilan terbesar juga terhenti karena semua orang membatalkan perjalanannya.

Aktivitas favorit selama isolasi?
Lari pagi sejauh enam kilometer, dilanjutkan minum kopi.

Jika ada, sisi positif dari bencana virus?
Lebih menghargai human interaction dan hal-hal kecil yang selama ini luput dari perhatian.

Secara personal, hikmah yang kamu petik?
Dana darurat itu penting adanya untuk semua jenis pekerjaan.

Dunia berulang kali menderita wabah virus. Traveling jadi lebih menakutkan?
Pastinya kita akan lebih mawas diri akan kesehatan diri sendiri saat terpapar oleh dunia luar

Selepas pandemi, sejauh mana dunia akan berubah?
Mungkin kita akan lebih belajar higienis, belajar memiliki dana darurat, dan menghargai keberadaan manusia lain di sekitar kita, terutama profesi-profesi yang selama wabah terus melayani kita

Jika pintu travel sudah dibuka, destinasi pertama yang akan dikunjungi?
Yang paling masuk akal dan terdekat ialah mencari pelarian di bioskop. Untuk traveling, akan ke Bandung atau Bali, karena dekat, serta tidak memakan banyak waktu dan biaya. Tujuannya simpel: menikmati kopi, penganan dan makanan sambil ngobrol dengan teman atau orang sekitar. Wabah ini membuat kita menyadari mungkin yang selama ini terkesan sederhana itu bisa jadi surga yang sebenarnya.

Show CommentsClose Comments

Leave a comment

0.0/5