Instalasi VR Mona Lisa di Louvre

Pameran VR bertajuk “Mona Lisa: Behind the Glass” ini mengajak pengunjung untuk menikmati lukisan populer tersebut dari jarak dekat. (Foto: Rumman Amin)

Dalam rangka mengenang separuh milenium kepergian Leonardo Da Vinci, Museum Louvre Paris, menggelar pameran khusus. Louvre Paris—yang disebut-sebut sebagai rumah Mona Lisa ini akan menggelar pameran khusus 500 Tahun Kematian Da Vinci mulai 24 Oktober 2019 hingga 24 Februari 2020.

Selain menampilkan lukisan tersohornya, Mona Lisa, Virgin of the Rocks, La Belle Ferronnière, The Saint John the Baptist dan The Virgin and Child with St. Anne, pameran ini juga bakal mencakup lima lukisan diri Da Vinci, 22 lukisan, dan 135 karya lainnya, mulai dari manuskrip, patung, dan instalasi seni lainnya yang dipinjam dari beberapa lembaga Eropa dan Amerika, seperti Koleksi Kerajaan Inggris, British Museum, Galeri Nasional London, Pinacoteca di Vatikan, hingga Biblioteca Ambrosiana di Milan.

Uniknya, pameran tersebut juga menghadirkan pengalaman Virtual Reality (VR), di mana para pengunjung seolah dapat berinteraksi langsung dengan lukisan Mona Lisa dalam bentuk tiga dimensi. Menggandeng perusahaan teknologi, HTC VIVE, pameran VR bertajuk “Mona Lisa: Behind the Glass” ini mengajak pengunjung untuk menikmati lukisan populer tersebut dari jarak dekat. Berlangsung selama tujuh menit, para pengunjung akan menggunakan headset dan berdiri di depan lukisan yang berada dalam bingkai kaca.

Baca juga: Pameran Spesial Da Vinci di Louvre Paris; Jasa Tur Privat di Museum Louvre

Nantinya, mereka dapat melihat dengan jelas setiap guratan cat minyak, lapisan cat dan tekstur panel kayu yang digunakan sang artis. Pengalaman virtual reality ini menggabungkan gambar bergerak, suara dan desain interaktif untuk menciptakan pengalaman yang unik. Selain itu, mereka juga dapat melihat dengan jelas bagaimana teknik melukis sfumato versi Da Vinci, yang melibatkan banyak cat minyak dan diaplikasikan tipis-tipis.

“Da Vinci adalah seorang seniman yang kreatif dan inovatif. Pengalaman virtual reality ini bertujuan untuk menghilangkan batas antara karya dengan penikmat seni, sehingga siapa saja dapat merasa terhubung dengan Mona Lisa,” tutur Victoria Chang, Director of Vive Arts HTC.

Informasi lebih lanjut, kunjungi louvre.fr.

Tags : eventslouvre
Comments