Menyusul wabah virus corona yang telah menginfeksi kurang lebih 73.336 orang dan menyebabkan 1.874 orang meninggal, Hilton Hotels & Resorts mengambil tindakan antisipasi penyebaran dengan menutup sementara 150 propertinya di seluruh Tiongkok.

Hal ini disampaikan langsung oleh CEO Hilton, Christopher J. Nassetta. Bakal ada 33.000 kamar yang ditutup sampai wabah virus corona mereda. Pihak hotel menyebutkan bahwa mereka hanya tidak menerima pemesanan baru saat ini, dan akan kembali membuka pintu setelah pihak berwenang setempat mengkonfirmasi bahwa wabah virus telah mereda. Penutupan tersebut menjadikan Hilton sebagai jaringan hotel besar pertama yang menutup seluruh propertinya yang ada di Tiongkok.

Baca juga: Daftar Maskapai yang Tutup Sementara Rute ke Tiongkok; 3 Taman Hiburan Tutup Sementara

Nassetta mengatakan bahwa Tiongkok mewakili 2,7 persen dari EBITDA Hilton (pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi), dan diperkirakan waktu pemulihan virus corona berlangsung antara enam dan 12 bulan. Sehingga, penutupan hotel hanya akan berdampak kecil pada finansial dan kinerja tahunan perusahaan.

Sebelum penutupan properti Hilton di Tiongkok, beberapa maskapai dunia juga telah menutup penerbangan sementara menuju Tiongkok, tempat wisata dan taman hiburan ditutup, hingga festival dunia juga resmi dibatalkan untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

Informasi selengkapnya, kunjungi Hilton Hotels & Resorts.