Guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di era New Normal—sekaligus memberikan kenyamanan bagi penumpang, awak kabin, dan staf di bandara, Bandara Changi resmi menghadirkan beragam inovasi baru.

Bandara yang tahun ini kembali dinobatkan sebagai bandara terbaik di dunia ini telah menyediakan fasilitas contactless mulai dari sensor proximity di konter check-in, sehingga pengunjung tak perlu lagi menyentuh layar saat melakukan check-in. Di konter layanan penumpang juga akan diberi penghalang akrilik untuk meminimalisir kontak antara penumpang dan petugas di bandara. Hal tersebut juga berlaku di pintu-pintu pengecekan imigrasi. Selain itu, pos-pos imigrasi dilengkapi dengan sistem biometrik baru yang menggunakan teknologi pengenalan wajah dan mata sebagai sarana utama untuk verifikasi identitas.

Bandara. Changi juga melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan secara berkala, serta menggunakan LED ultraviolet-C (UV-C) untuk membersihkan pegangan eskalator dan travellator. Sementara itu, pihak bandara juga sedang melakukan uji coba teknologi inframerah tanpa kontak untuk lift penumpang.

Baca juga:  Terminal 2 Changi Berhenti Beroperasi Selama 18 Bulan; Layanan Transit di Changi Kembali Dibuka

Sejak pertama kali membuka pintunya bagi wisatawan, Bandara Changi juga melakukan pengecekan suhu di pintu-pintu masuk utama, mewajibkan seluruh orang memakai masker saat berada di bandara, hingga wajib menaati aturan physical distancing.

Informasi selengkapnya, kunjungi Bandara Changi.