Halim Art Museum, museum pribadi di Bogor yang mengoleksi banyak karya buatan eksponen Sanggar Bumi Tarung. (Foto: Fransisca Angela)

Sejarah museum di Nusantara dimulai pada abad ke-19. Dua perintisnya ialah Museum Radya Pustaka di Surakarta dan Museum Nasional di Jakarta. Sejak itu, museum secara bertahap menyebar ke pelosok negeri. Kini, Indonesia mengoleksi 442 museum yang tersebar di 34 provinsi.   

Merujuk data provinsi dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, museum terbanyak berada di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Posisi berikutnya dihuni oleh Jakarta, diikuti oleh Jawa Barat. Keempat provinsi ini mengoleksi lebih dari separuh total museum di Indonesia.

Beralih ke dasar klasemen, ada empat provinsi yang memiliki masing-masing hanya satu museum: Bengkulu, Papua Barat, Gorontalo, dan Maluku. Sementara provinsi yang memiliki dua museum ialah Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Papua. 

Baca Juga: 15 Museum untuk 15 Profesi

Gairah mendirikan museum cukup tinggi di Indonesia. Pada 2019, beberapa museum baru diresmikan. Contohnya Museum Pendidikan Surabaya, Museum Lhokseumawe, Museum Galeri Bahari Banuraja, dan Museum Pertanian Bogor.

Kiri-Kanan: Pertunjukan kreasi seniman Xu Zhen di Museum MACAN, Jakarta. (Foto: Museum MACAN); Ruang pamer di Museum Toeti Heraty, Jakarta. (Foto: Yusni Aziz)

Tahun ini, meski dihadang pandemi, museum juga masih bermunculan. Agustus silam, Museum Kampung Prasasti Tarumanagara di Bekasi diresmikan. Siap menyusul ialah Museum Muhammadiyah di Yogyakarta dan Museum Olahraga di Surabaya.

Sayangnya, museum di Indonesia belum bisa bersaing sebagai magnet wisata dunia. Dalam daftar 10 museum terlaris, tak ada satu pun wakil dari Indonesia. Pada 2019, posisi puncak dihuni oleh Louvre Museum Paris dengan jumlah pengunjung 9,6 juta tamu. Pesaing terdekatnya ialah National Museum of China di Beijing, Vatican Museums, serta The Met New York. –Cristian Rahadiansyah