Seiring dengan berkurangnya penyebaran Covid-19, akhirnya Vietnam resmi mengizinkan wisatawan kembali datang ke negaranya. Vietnam termasuk salah satu negara yang berhasil menangani kasus corona dengan sangat baik. Terbukti dari jumlah kasus yang melanda negara ini. Sampai berita ini diturunkan, Vietnam hanya memiliki 327 kasus Covid-19 tanpa ada korban meninggal.

Rencananya, pada 1 Juli 2020, Vietnam akan melanjutkan penerbitan e-visa bagi warga dari 80 negara. Beberapa negara yang memenuhi syarat diberikan visa elektronik antara lain Belgia, Jerman, India, dan Korea Selatan. Selain itu, delapan bandara internasional di Vietnam kembali melayani pendatang masuk atau keluar Vietnam menggunakan e-visa. Turis asing juga diizinkan masuk melalui 29 gerbang perbatasan darat dan laut dengan visa elektronik.

Baca juga: Turis Wajib Karantina Saat Tiba di India; Inggris Wajibkan Karantina Bagi Turis

Meskipun pemerintah Vietnam telah memberi lampu hijau terhadap kedatangan warga asing, namun, hal tersebut harus sejalan dengan dimulainya pembukaan kembali rute penerbangan internasional. Selain itu, mereka juga belum dapat memastikan apakah aturan karantina bagi pendatang akan tetap diberlakukan atau tidak.

Vietnam sebelumnya menghentikan penerbitan visa mulai 18 Maret 2020 dan melarang semua warga negara asing masuk sejak 22 Maret 2020 untuk mencegah penularan virus corona. Seluruh pendatang dikarantina selama 14 hari pada saat kedatangan dan wajib melakukan rapid test.