Venesia Resmi Terapkan Biaya Masuk

Demi memproteksi daerah wisatanya, pemerintah kota di Italia berinisiatif untuk menetapkan beragam aturan hingga membatasi jumlah turis yang datang. (Foto: FreeImages/Richard Leinstein)

Tiap tahun, lebih dari 22 juta wisatawan mancanegara menginjakkan kaki di Venesia. Saking padatnya, warga lokal yang keberatan jika kota mereka dijuluki sebagai “Disneyland on Water” mulai memaksa pemerintah untuk melakukan pembenahan kota.

Tak tinggal diam, dalam beberapa waktu belakangan ini, pemerintah kota memang telah menerapkan beberapa aturan yang terkait dengan pariwisata. Mulai dari membatasi jumlah wisatawan yang datang, menerapkan larangan dibukanya hotel baru, melarang kapal pesiar berbobot lebih dari 96.000 ton untuk merapat ke dermaga, membatasi pembangunan restoran cepat saji hingga melarang perahu motor melintasi Grand Canal.

Tak berhenti sampai di sana, mulai Januari 2019, Luigi Brugnaro selaku Walikota Venesia resmi menerapkan kebijakan anyar yang dirasa cukup adil bagi kota dan penduduk lokal, yakni adanya biaya masuk turis ke Venesia.

Baca juga: Dilema Bersemayam di Venesia6 Lokasi Wisata dengan Kuota

Rencananya, biaya yang dibebankan berkisar antara Rp42.000-Rp83.000 per orang pada hari biasa, dan Rp166.000 pada musim liburan. Aturan ini berlaku bagi semua orang yang berkunjung ke kota kanal tersebut, meskipun hanya dalam hitungan jam saja. Nantinya, pendapatan ini bakal digunakan untuk biaya kebersihan kota.

Pemerintah berharap metode ini dapat mengerem kedatangan wisatawan dan menyelamatkan Venesia dari serangan overtourism.

Comments