Park Hyatt Milan berlokasi di kawasan bersejarah Milan. (Foto: Park Hyatt Milan)

Saat arus tamu sedang seret akibat pandemi, Park Hyatt Milan mengalihkan fokusnya untuk melakukan renovasi. Bulan ini, usai dua tahun menyegarkan interiornya, hotel ini dibuka kembali.

Park Hyatt Milan berlokasi di kawasan bersejarah Milan. Dari lobinya, Duomo bisa dijangkau dengan lima menit berjalan kaki. Sementara Piazza Castello berjarak kurang dari satu kilometer.

Renovasi hotel mencakup 106 kamar dan 25 suites, juga ruang-ruang publik. Sembari merawat nilai sejarah bangunan, hotel ini memberi penyegaran pada desain interiornya. Selain itu, pipa-pipa air tua juga sudah diganti, dan AC modern dipasang di tiap kamar.

Park Hyatt Milan kini memiliki Pellico 3 Milano, restoran yang menyuguhkan menu Prancis, Spanyol, Yunani, dan Italia. (Foto: Park Hyatt Milan)

Di kamar tipe suite, sentuhan baru hadir dalam bentuk mebel dari Venetian Uno Contract. Di kamar mandinya, ada marmer dan kerikil Medici. Pada dinding, terpajang karya seni dari Stefano Meriggi, Matteo Boato, dan Luca Brandi.

Untuk area publik, renovasi dilakukan misalnya pada pusat kebugaran dan spa. AQVAM Spa sudah dibuka kembali dengan menawarkan Turkish bath dan jacuzzi. Sementara pusat kebugarannya kini dilengkapi peralatan terbaru Technogym.

Satu fasilitas baru juga lahir renovasi ini. Park Hyatt Milan kini memiliki Pellico 3 Milano, restoran yang menyuguhkan menu Prancis, Spanyol, Yunani, dan Italia. Desainnya dirancang oleh Flaviano Capriotti, sedangkan dapurnya diasuh koki Guido Paternollo.

“Mampu melakukan investasi seperti ini di periode kritis industri perhotelan telah memberikan sebuah keyakinan, dan saya tahu kami di Milan sangat senang menyambut kembali tamu lokal dan internasional,” ujar Monique Dekker, Area Vice President Hyatt.