Berencana berkunjung ke Thailand dalam waktu dekat? Mungkin kini saatnya Anda menambahkan biaya pajak tak terduga. Pasalnya, mulai tahun ini, pemerintah setempat akan memungut pajak bagi setiap turis yang datang. Regulasi baru tersebut bakal membebankan seluruh turis sebesar Rp140.000.

Nantinya, pendapatan pajak ini akan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan pariwisata dan asuransi bagi para pelancong yang jatuh sakit atau terluka saat berada di Thailand. Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, menuturkan bahwa dana tersebut akan dipakai untuk merawat pelancong yang sakit dengan peralatan medis yang memadai.

Baca juga: Thailand Larang Layanan Makan di Penerbangan Domestik

Ide untuk memperkenalkan biaya turis mulai dipertimbangkan oleh pemerintah sejak 2016. Perhitungan pada saat itu memperkirakan bahwa Thailand akan menghasilkan 12 miliar baht, jumlah yang akan sangat membantu perbaikan infrastruktur negara. Namun baru tahun ini keputusan tersebut akhirnya resmi dimulai, karena sejak pandemi, angka turis internasional terus menurun.

Perbatasan Thailand saat ini memang belum sepenuhnya terbuka bagi pelancong internasional, namun Thailand baru-baru ini meluncurkan visa wisata selama 90 hari. Selain itu, bagi pelancong yang datang ke Thailand juga diminta untuk melampirkan tes PCR negatif, harus mengikuti tiga tes Covid-19, dan menjalani 14 hari karantina.