Thailand termasuk salah satu negara yang cukup berhasil menangani kasus corona dengan sangat baik. Hal ini didukung oleh aturan ketat dari pemerintah yang melarang kedatangan turis asing ke negaranya. Sampai berita ini diturunkan, Thailand memiliki 3.490 kasus Covid-19 dengan 58 kasus kematian, dan tidak ada penambahan kasus baru.

Untuk mengembalikan sektor pariwisata yang tengah lesu, Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha memutuskan untuk meluncurkan visa wisata yang berlaku selama 90 hari. Namun, pelancong diminta untuk menghabiskan setidaknya tiga bulan di negara tersebut.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan Thailand dapat kembali memulihkan perekonomian negara dengan menerima wisatawan. Namun perlu diingat bahwa hanya turis dari negara-negara tertentu yang diterima masuk, yakni Tiongkok, Taiwan, dan beberapa negara Eropa.

Baca juga: Thai Airways Buka Restoran Berkonsep Kabin Pesawat

Biaya visa berdurasi 90 hari ini dibanderol 2.000 baht, dan visa dapat diperpanjang dua kali sebelum kadaluwarsa, sehingga total lama tinggal memungkinkan hingga 270 hari. Agar memenuhi syarat untuk mendapatkan visa, turis harus menunjukkan bukti pesan hotel atau akomodasi pribadi selama 90 hari. Selain itu, mereka juga harus menyetujui karantina selama 14 hari pada saat kedatangan. Setelah karantina selesai, wisatawan baru diizinkan untuk jalan-jalan di Thailand.