Awal bulan lalu, Thailand sempat melarang penerbangan internasional masuk ke Negeri Gajah Putih tersebut selama tiga hari, yakni pada 4-6 April 2020. Otoritas Penerbangan Sipil Thailand (CAAT) pertama kali mengumumkan larangan tersebut pada 3 April 2020, menyusul keributan di Bandara Suvarnabhumi ketika lebih dari 100 warga Thailand tiba dengan penerbangan berbeda pada hari yang sama.

Seorang petugas imigrasi Thailand mengatakan bahwa petugas kesehatan mengizinkan penumpang yang tiba untuk melakukan karantina mandiri di rumah, tetapi para penumpang mengatakan tidak tahu jika mereka harus melakukan karantina mandiri.

Namun, karena kian meningkatnya kasus COVID-19 di Thailand yang hingga kini mencapai angka 2.613 dengan 41 orang meninggal, Thailand akhirnya resmi memperpanjang larangan sementara semua penerbangan internasional hingga 18 April 2020. Semua izin penerbangan yang diberikan untuk penerbangan penumpang internasional selama periode ini akan dibatalkan.

Baca juga: Daftar Negara yang Terapkan Jam Malam Akibat Virus Corona

Selain itu, Thailand juga masih melarang masuknya seluruh turis asing.  Tak pelak, peraturan anyar ini juga akan mempengaruhi operasional maskapai. Thai Airways, maskapai penerbangan utama Thailand, telah menghentikan penerbangan domestik dan penerbangan internasionalnya ke tujuan di Asia, Australia dan Eropa.