Di tengah booming-nya manusia untuk traveling, maskapai dituntut untuk terus berinovasi. Salah satu hal yang paling penting adalah fleksibilitas. Setelah Etihad menetapkan sistem harga baru, kini giliran Cathay Pacific yang mengaplikasikan sistem perolehan poin keanggotaan frequent flyer mereka. Dengan sistem baru ini, pihak maskapai akan menghitung perolehan poin berdasarkan pada kombinasi kelas kabin, harga tiket, dan jarak yang ditempuh. Tujuannya untuk menghadirkan sistem perhitungan yang adil.

“Dunia pariwisata terus berkembang dan telah terjadi perubahan cara traveling dalam beberapa tahun belakangan. Kami harus beradaptasi untuk terus membantu penumpang kami mendapatkan perjalanan yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan rasa dihargai,” tutur Dane Cheng, Direktur Penjualan dan Pemasaran salah satu maskapai terbaik dunia tersebut.

Perubahan sistem Marco Polo Club itu tidak mempengaruhi keuntungan dasar yang selama ini didapatkan para anggota, seperti akses ke lounge untuk keanggotaan Silver ke atas serta check-in dan boarding prioritas. Keuntungan tambahan dari sistem baru ini berupa upgrade untuk anggota Gold dan Diamond, kartu tambahan Gold buat anggota level Diamond, serta ketentuan umur yang lebih rendah untuk anggota remaja. Sebelumnya, untuk bisa menjadi anggota Marco Polo Club batas usia minimumnya adalah 18 tahun. Sekarang, anak-anak berusia 12 tahun sudah bisa mendapatkan kartu keanggotaan.

Sistem baru ini akan efektif mulai April 2016. Selama masa transisi, Cathay Pacific akan terus membantu para konsumen untuk mengubah mileage menjadi poin. Misalnya, untuk pemegang kartu Gold, miles sebanyak 48.000 akan dikonversi menjadi 480 poin.

Informasi lebih lanjut, Cathay Pacific.