Singapura Resmi Diisolasi Selama Sebulan

Kian tingginya kasus corona di Singapura membuat Negeri Singa tersebut melakukan semi lockdown selama sebulan. (Foto: Hu Chen)

Setelah akhir bulan lalu resmi melarang turis asing masuk dan transit, kini Singapura resmi bakal melakukan semi lockdown selama sebulan. Kebijakan ini dilakukan karena kasus corona di Negeri Singa tersebut telah mencapai angka 1.309.

Dalam pernyataan resmi yang diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Lee Hsien Loong, pemerintah akan melakukan upaya “circuit breaker” baru guna memutus rantai penyebaran pandemi.

Tempat kerja akan ditutup mulai 7 April, sedangkan sekolah juga akan ditiadakan mulai 8 April 2020. Hanya layanan penting seperti pasar, supermarket, klinik, rumah sakit, transportasi umum, dan perbankan yang diperbolehkan buka. Sementara, pengunjung restoran diwajibkan untuk melakukan take away. Selain itu, warga diminta tidak mengunjungi keluarga yang berlainan rumah, terutama jika ada manula.

Disamping itu, pemerintah Singapura juga meminta warga untuk menghindari kontak dengan orang lain. Aturan menjaga jarak (social distancing) diberlakukan selama empat minggu terhitung mulai 7 April hingga 4 Mei 2020.

Cara ini diharapkan akan membantu mengurangi risiko terjadinya wabah besar dan juga menurunkan angka secara bertahap. Seluruh warganya juga diwajibkan mengenakan masker jika bepergian ke luar rumah. Oleh karena itu, pemerintah telah mendistribusikan masker yang bisa digunakan kembali kepada seluruh masyarakat. Sementara masker bedah akan tetap diamankan untuk petugas medis.

Baca juga: Daftar Destinasi yang Diisolasi Akibat Wabah Virus Corona; Daftar Negara yang Terapkan Jam Malam Akibat Virus Corona

Pemerintah Singapura juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. Mereka meyakinkan warga Singapura bahwa pasokan makanan masih aman dan mencukupi.

Selain Singapura, negara ASEAN lainnya seperti Malaysia dan Filipina sudah memberlakukan lockdown guna membedung pandemi. Sementara Thailand telah memberlakukan jam malam.

Comments