Grand Residences Riviera Cancun, properti debut Registry Collection Hotels. (Foto: Wyndham)

Wyndham, grup hotel dengan properti terbanyak di dunia, memasuki segmen upscale. Pada 2 Juni, jaringan waralaba asal Amerika Serikat ini mengumumkan merek barunya yang bernama Registry Collection Hotels (RCH).

Menurut siaran persnya, RCH berkonsep kumpulan hotel mewah independen. Identitas tiap properti dipertahankan, tapi para tamunya bisa memetik manfaat dari jaringan promo, platform reservasi, serta loyalty program milik Wyndham. Dengan kata lain: “hotel butik rasa waralaba.” 

Per hari ini, baru satu properti yang bergabung dalam keluarga RCH, yakni Grand Residences Riviera Cancun di Meksiko. Resor berisi 144 kamar ini sudah beroperasi sejak 2013. 

Kehadiran RCH membuat portofolio Wyndham kian kompleks. Grup ini sebelumnya meluncurkan Trademark Collection yang juga berisi hotel-hotel independen. Sementara di kategori hotel mewah, sudah ada merek Wyndham Grand.

Kiri-kanan: The Laguna, bagian dari Luxury Collection Marriott. (Foto: Tooten Company/Marriott); Royal Palms Resort, bagian dari Unbound Collection Hyatt. (Foto: Hyatt). Keduanya adalah resor independen yang dinaungi grup waralaba.

Lebih kompleks lagi, RCH terafiliasi dengan The Registry Collection, perusahaan di bidang vacation exchange (terjemahan bebasnya: “saya berlibur di rumah orang, begitu pula sebaliknya”). Dan perusahaan ini dinaungi oleh Wyndham Destinations, yang tahun ini berubah nama jadi Travel + Leisure Co. usai mengakuisisi Travel + Leisure

Di luar kerumitan itu, yang lebih menarik disimak barangkali kiprah RCH. Merek ini masuk ke medan kompetitif berisi pemain-pemain kakap. Konsep “hotel butik rasa waralaba” sudah lebih dulu ditawarkan oleh Marriott (Luxury Collection), Hyatt (Unbound Collection), serta Hilton (LXR).Cristian Rahadiansyah