Ribeira Sacra, kandidat Situs Warisan Dunia dari Spanyol. (Foto: Alejandro Pinero Amerio)

Dari 16-31 Juli 2021, Komite Warisan Dunia UNESCO akan bersidang di Fuzhou, Tiongkok. Salah satu agenda utamanya ialah mengumumkan anggota baru Situs Warisan Dunia.  

Tahun ini, ada 44 kandidat yang ikut seleksi tahap akhir. Jumlahnya lebih banyak dari biasanya, lantaran sidang Komite 2020 dibatalkan akibat pandemi, lalu dirapel ke 2021.

Galangan kapal Gdansk, Polandia, tempat kelahiran serikat dagang Solidarity. (Foto: Jacek Dylag)

Dalam daftar nominasi UNESCO, Eropa menempatkan wakil terbanyak. Posisi puncak dihuni Jerman dengan lima kandidat. Pesaingnya ialah Prancis dan Italia, masing-masing empat kandidat.

Dari kawasan Asia, ada tujuh negara yang meramaikan persaingan. India, Iran, dan Jepang sama-sama menempatkan dua kandidat. Sementara Tiongkok, Korea, Arab Saudi, dan Thailand memiliki satu wakil.

Perairan Pulau Iriomote di selatan Jepang. (Foto: Hiroko Yoshii)

Sayangnya, tak ada kandidat asal Indonesia. Pemerintah sebenarnya telah menempatkan 19 situs dalam “daftar tentatif,” termasuk Kebun Raya Bogor, Raja Ampat, serta Tana Toraja. Akan tetapi, tahun ini, tak satu pun akan dilantik oleh Komite UNESCO.

Berikut daftar lengkap 44 kandidat Situs Warisan Dunia 2021:

Kategori Natural:  

  1. Bosnia & Herzegovina/Cheska/Prancis/Italia/Montenegro/Makedonia Utara/Polandia/Serbia/Slovakia/Swiss: Ancient & Primeval Beech Forests of the Carpathians & Other Regions of Europe
  2. Gabon: Ivindo National Park
  3. Georgia: Colchic Rainforests & Wetlands
  4. Jepang: Amami-Oshima Island, Tokunoshima Island, Northern part of Okinawa Island, Iriomote Island
  5. Korea Selatan: Getbol, Korean Tidal Flat
  6. Thailand: Kaeng Krachan Forest Complex

Kategori Budaya:

  1. Austria/Belgia/Cheska/Prancis/Jerman/Italia/ Inggris/Irlandia Utara: The Great Spas of Europe
  2. Austria/Jerman/Hungaria/Slovakia: Frontiers of the Roman Empire – The Danube Limes
  3. Belanda: Dutch Water Defence Lines
  4. Belgia/Belanda: Colonies of Benevolence
  5. Brasil: Sitio Roberto Burle Marx
  6. Cile: Settlement & Artificial Mummification of the Chinchorro Culture in the Arica & Parinacota Region
  7. India: Dholavira: A Harappan City
  8. India: The Glorious Kakatiya Temples & Gateways – Rudreshwara
  9. Inggris/Irlandia Utara: The Slate Landscape of Northwest Wales
  10. Iran: Cultural Landscape of Hawraman/Uramanat
  11. Iran: Trans-Iranian Railway
  12. Italia: ‘Padova Urbs picta’, Giotto’s Scrovegni Chapel & Padua’s fresco cycles
  13. Italia: The Porticoes of Bologna
  14. Jepang: Jomon Prehistoric Sites in Northern Japan
  15. Jerman/Belanda: Frontiers of the Roman Empire – The Lower German Limes
  16. Jerman: Mathildenhöhe Darmstadt
  17. Jerman: ShUM Sites of Speyer, Worms & Mainz
  18. Latvia: Grobina archaeological ensemble
  19. Meksiko: Franciscan Ensemble of the Monastery & Cathedral of Our Lady of the Assumption of Tlaxcala
  20. Mongolia: Deer Stone Monuments & Related Sites, the Heart of Bronze Age Culture
  21. Pantai Gading: Sudanese style mosques in northern Côte d’Ivoire
  22. Peru: Chankillo Solar Observatory & ceremonial center
  23. Polandia: Gdansk Shipyard
  24. Prancis: Cordouan Lighthouse
  25. Prancis: Nice, capital of Riviera tourism
  26. Republik Dominika: Historical & Archaeological Site of La Isabela
  27. Romania: Rosia Montana Mining Landscape
  28. Rusia: Petroglyphs of Lake Onega & the White Sea
  29. Saudi Arabia: Cultural Rock Arts in Hima Najran
  30. Slovenia: The works of Joze Plecnik in Ljubljana – Human Centred Urban Design
  31. Spanyol: Paseo del Prado & Buen Retiro, a landscape of Arts & Sciences
  32. Spanyol: Ribeira Sacra
  33. Tiongkok: Emporium of the World in Song-Yuan
  34. Turki: Arslantepe Mound
  35. Uruguay: The work of engineer Eladio Dieste: Church of Atlantida
  36. Yordania: As-Salt – The Place of Tolerance & Urban Hospitality
  37. Yunani: Fortress of Spinalonga

Kategori Kombinasi Natural & Budaya:

  1. Ethiopia: Holqa Sof Umar