London National Portrait Gallery Tutup Sementara

Galeri foto pertama di dunia ini direncanakan bakal tutup selama tiga tahun untuk renovasi masif.

Sebagai salah satu galeri foto pertama di dunia yang dibuka sejak 1856, London National Portrait Gallery dikunjungi oleh hampir dua juta wisatawan per tahun. Namun, bagi turis yang berencana datang ke galeri yang menampung koleksi potret para tokoh penting asal Inggris, seperti William Shakespeare ini tampaknya harus mengundur jadwal kedatangannya. Pasalnya, museum berusia 123 tahun tersebut bakal ditutup selama tiga tahun untuk renovasi masif.

Proyek yang diperkirakan menelan biaya hingga 35,5 juta pound sterling ini bakal dimulai pada 29 Juni 2020 hingga musim semi 2023 mendatang. Usai renovasi, London National Portrait Gallery akan memiliki beberapa ruang pameran baru.

Namun, selama museum ditutup, karya seni bakal dipindahkan untuk sementara ke beberapa museum dan ruang galeri lainnya yang ada di Inggris. Bahkan, ruang seni yang berada di St. Martin’s Pl ini berencana menggelar beberapa ekshibisi yang berkolaborasi dengan beberapa galeri, yakni York Art Gallery pada 2021, pameran Tudor Potraits di Holburne Museum di Bath pada 2022, serta National Museums Liverpool, Laing Art Galley Newcastle dan Scottish National Potrait Gallery.

Baca juga: Berkunjung ke Museum Fotografi Tertua di Dunia; Pengunjung Mulai Dibatasi di Museum Vatikan

Selain itu, pihak museum juga bakal mengadakan beberapa program untuk memperkenalkan karya-karya seni. Salah satunya adalah Face of Change. Program yang bekerja sama dengan National Trust tersebut akan berlangsung sepanjang 2020 di tiga properti National Trust yang berbeda, yakni Mottisfont, Basildon Park dan Hughenden.

Informasi selengkapnya, kunjungi London National Portrait Gallery.

Tags : LondonMuseum
Comments