Di zaman minim penumpang, maskapai dipaksa berpikir cerdik untuk cari uang darurat. Mulai dari jualan amenitas, buka restoran seperti Thai Airways, hingga melakukan trip iseng ala EVA Air. Berniat melakukan hal serupa, baru-baru ini, maskapai Singapore Air berencana untuk meluncurkan “penerbangan tanpa tujuan” yang akan berangkat dari dan mendarat di Bandara Changi.

Hal ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk kembali meningkatkan bisnis maskapai asal Singapura tersebut yang sempat terpukul selama pandemi. Menggunakan pesawat Airbus A-350, penerbangan yang mulai dibuka pada akhir Oktober 2020 ini diperkirakan akan memakan waktu “terbang” sekitar tiga jam. Nantinya SIA juga akan bekerja sama dengan pihak hotel untuk menawarkan staycation, voucher belanja di Bandara Jewel Changi dan layanan limusin.

Namun, sampai berita ini diturunkan, masih belum ada informasi lebih lanjut dari pihak Singapore Airlines. Sebenarnya, ini bukan kali pertama SIA mengoperasikan penerbangan tanpa tujuan sebelumnya. Pada 2015 silam, maskapai ini bekerja sama dengan badan amal Community Chest dan mengajak lebih dari 300 anak-anak berkebutuhan khusus dan lansia untuk terbang bersama Singapore Airlines.

Baca juga: Terbang Fiktif & Jual Piama, Jurus Maskapai Cari Uang Darurat

Seperti maskapai lain, SIA juga terkena dampak Covid-19. Grup SIA, yang juga mencakup maskapai regional SilkAir dan maskapai bujet Scoot, resmi memangkas sekitar 2.400 staf dan melakukan pembekuan perekrutan.

Informasi selengkapnya, kunjungi Singapore Airlines.