Bagi anjing yang bepergian bersama BARK Air, pengalaman terbang kini tak lagi sekadar berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain. Di ketinggian ribuan kaki, perjalanan mereka kini dapat dilengkapi dengan sesi perawatan mewah di dalam pesawat, mulai dari membersihkan bulu dan menyikatnya hingga merawat hidung dan telapak kaki.
Maskapai charter privat yang menempatkan anjing sebagai pusat pengalaman perjalanan ini baru saja memperkenalkan layanan grooming di dalam pesawat melalui kolaborasi dengan merek perawatan hewan premium PRIDE+GROOM. Tambahan layanan ini semakin mempertegas pendekatan BARK Air terhadap perjalanan udara bahwa kenyamanan dan kemewahan tak seharusnya hanya menjadi milik penumpang manusia.
Baca Juga: Kenapa Paspor Harus Berlaku Minimal 6 Bulan? Ini Alasannya

Perawatan Menyeluruh dari PRIDE+GROOM
Layanan grooming anjing di pesawat tersebut dirancang sebagai bentuk perawatan ringan selama penerbangan. Prosesnya dimulai dengan The Swipe, tisu antiseptik lembut untuk menyegarkan bulu anjing di antara waktu mandi. Selanjutnya, The Bath Brush digunakan untuk membantu menstimulasi minyak alami pada bulu agar tetap terlihat sehat dan terawat.
Rangkaian perawatan kemudian dilengkapi dengan The Balm, pelembap untuk hidung dan telapak kaki yang dirancang untuk membantu menjaga kenyamanan selama perjalanan. Sebagai sentuhan akhir, setiap tiket BARK Air kini juga mencakup PROUD Signature Scent, parfum alami untuk hewan peliharaan dengan perpaduan aroma bergamot, citrus, dan ylang-ylang.
Berbeda dengan sejumlah pengalaman khusus BARK Air yang hanya tersedia dalam periode terbatas, kolaborasi dengan PRIDE+GROOM ini direncanakan menjadi bagian dari layanan jangka panjang maskapai tersebut.
Adapun pengalaman tersebut hadir dengan harga premium. Tarif penerbangan transatlantik BARK Air dimulai dari sekitar US$9.900 (atau sekitar Rp 173 juta) untuk satu anjing dan satu pendamping manusia. Harga tersebut mencakup perjalanan menggunakan jet privat bersama, akses ke terminal privat, serta layanan concierge sebelum dan selama perjalanan.

Lebih dari Sekadar Membawa Hewan Peliharaan
BARK Air menerima anjing dari berbagai ras dan ukuran. Tidak seperti banyak penerbangan komersial yang membatasi ukuran hewan peliharaan di kabin atau mengharuskan mereka bepergian di ruang kargo, anjing yang terbang bersama BARK Air tetap berada di kabin bersama pendamping manusianya.
Sebelum keberangkatan, tim BARK Air juga mengumpulkan informasi mengenai kebutuhan masing-masing anjing, mulai dari pola makan hingga preferensi sosial dan lingkungan. Informasi tersebut kemudian digunakan untuk membantu menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih sesuai bagi setiap penumpang berkaki empat.
Di dalam pesawat, pengalaman tersebut berlanjut dengan berbagai fasilitas yang dirancang untuk membuat anjing merasa lebih nyaman. Selain mendapat perhatian dari staf terlatih, mereka dapat menikmati camilan dan berbagai fasilitas wellness, termasuk Chomp-agne—kaldu ayam yang menjadi salah satu sajian khas BARK Air.
Penerbangannya sendiri dioperasikan melalui mitra charter berlisensi, sementara BARK Air berfokus pada pengalaman keramahtamahan yang berorientasi pada anjing. Setiap penerbangan umumnya membawa sekitar 10 anjing beserta pendampingnya, memberikan suasana yang jauh berbeda dari kabin pesawat komersial biasa.
Baca Juga: Kenapa Abu Vulkanik dapat Membatalkan Penerbangan?
Sejak diluncurkan, BARK Air telah memperluas jaringannya di Amerika Serikat dan Eropa, dengan penerbangan menuju sejumlah kota seperti Dublin, Lisbon, London, Los Angeles, Madrid, New York, Paris, San Francisco, dan Stockholm. Hingga 2026, maskapai ini telah menerbangkan hampir satu juta mil dan mengangkut 2.661 hewan peliharaan dari sekitar 40 ras melalui lebih dari 360 penerbangan. (chs)

