Setelah sempat mengizinkan seluruh warga negara asing datang melalui jalur udara atau laut untuk keperluan apa saja, mulai dari bisnis hingga pendidikan, dan kesehatan—namun kecuali untuk pariwisata pada akhir Oktober 2020, pemerintah India kembali menangguhkan penerbangan internasional hingga 28 Februari 2021. Semua penerbangan luar negeri ke dan dari India dioperasikan berdasarkan perjanjian gelembung udara dengan negara lain.

Sebagai bagian dari pedoman baru yang dikeluarkan oleh pemerintah India, semua pelancong internasional kecuali yang datang dengan penerbangan yang berasal dari Inggris, Eropa dan Timur Tengah harus menyerahkan formulir pernyataan di portal Air Suvidha sebelum perjalanan terjadwal mereka.

Penumpang juga harus mengunggah laporan Covid-19 RT-PCR negatif—kecuali mereka yang bepergian ke India dalam keadaan darurat. Tes tersebut harus dilakukan dalam 72 jam sebelum perjalanan dan setiap penumpang juga harus menyerahkan pernyataan terkait keaslian laporan. Selain itu, saat menaiki pesawat, hanya penumpang tanpa gejala yang diizinkan naik setelah pemeriksaan suhu.

Baca juga: Pemerintah India Cabut Pembatasan Perjalanan Internasional

Turis dengan kunjungan singkat (kurang dari 14 hari) dan yang telah dites negatif dan bebas gejala, tetap harus menjalani semua prosedur dan harus benar-benar mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan oleh Kementerian Kesehatan India. Mulai dari penggunaan masker dan kewajiban untuk melakukan karantina.

Mengingat situasi yang timbul dari pandemi COVID-19, Pemerintah India lumayan tanggap dalam mengambil serangkaian langkah preventif, dan memutuskan untuk membatasi pergerakan masuk turis asing sejak Februari 2020.