Pesisir Arecibo di utara Puerto Riko, destinasi dengan tingkat polusi terendah menurut World Air Quality Report 2020. (Foto: Ana Toledo)

Dengan tingkat pembunuhan 20 kasus per 100.000 orang, Puerto Riko terkenal sebagai kawasan yang berbahaya. Akan tetapi, dalam hal tingkat polusi udara, kepulauan di Karibia ini justru tersohor sebagai yang paling aman.

Merujuk World Air Quality Report 2020, Puerto Riko bertengger di peringkat satu kawasan dengan kandungan PM2.5 terendah, yakni 3,7. PM2.5 adalah partikel kimiawi berukuran maksimum 2,5 mikron, yang dihasilkan dari beragam sumber, termasuk mesin kendaraan dan pembangkit listrik.

Peringkat kedua destinasi dengan polusi udara terendah ialah Kaledonia Baru, kepulauan di timur Australia, disusul oleh U.S. Virgin Islands, Swedia, serta Finlandia. Tempat-tempat ini memiliki tingkat kandungan PM2.5 maksimum 5. Negara di Asia dengan peringkat terbaik pada 2020 hanyalah Jepang, yang menduduki ranking ke-25.

World Air Quality Report 2020 disusun oleh IQAir, perusahaan teknologi kualitas udara asal Swiss, yang mengukur tingkat polusi udara global per tahunnya. Untuk jilid 2020, total ada 106 negara dan kawasan yang diukur. 

Kawasan Pelabuhan Sadarghat di Bangladesh, negara dengan kandungan PM2.5 mencapai 77,1 pada 2020. (Foto: Simon Reza)

Selain destinasi dengan polusi terendah, laporan IQAir juga mencatat destinasi dengan tingkat polusi udara terparah. Untuk kategori ini, posisi puncak dihuni oleh Bangladesh dengan kandungan PM2.5 sebesar 77,1, disusul oleh Pakistan, India, Mongolia, dan Afghanistan.

Seperti tahun sebelumnya, Indonesia juga masuk klasemen atas untuk tingkat polusi tertinggi. Pada 2020, Indonesia bertengger di peringkat kesembilan, diapit oleh Kyrgyzstan dan Bosnia Herzegovina. Cristian Rahadiansyah