Akibat pandemi, ribuan hotel ditutup temporer; beberapa gulung tikar atau dijual. Sebagian yang coba bertahan menyiasati biaya operasional lewat paket-paket diskon staycation, promo book now stay later, serta jasa pesan antar makanan.

Uniknya, di tengah momen suram itu, sejumlah hotel baru masih bermunculan. Walau wisata dan penerbangan dibekukan, mereka nekat menggunting pita peresmian, bertaruh menjaring tamu di masa kelabu. Berikut sepuluh contoh hotel yang sudah dan akan segera dibuka di masa pandemi: 

Hotel Perle d’Orient Cat Ba menyajikan panorama Lan Ha Bay, pesaing terdekat Ha Long Bay. (Foto: Accor)

1. Hotel Perle d’Orient Cat Ba, Vietnam  
Vietnam, salah satu negara dengan kasus Covid-19 paling minim, telah melonggarkan PSBB sejak akhir April. Momentum itulah yang diambil Accor untuk meresmikan Hotel Perle d’Orient Cat Ba pada 4 Juni. Hotel butik yang memakai merek MGallery ini menampung 121 kamar. Khas MGallery, desain sarat ornamen menjadi ciri khasnya. “Desainnya membawa sentuhan kosmopolitan yang merayakan jiwa Indochina,” jelas Patrick Basset, Chief Operating Officer Accor, dalam siaran persnya. Daya tarik di sekitar hotel tak kalah memukau: panorama pulau-pulau Lan Ha Bay, pesaing terdekat Ha Long Bay. accor.com

Mulai 1 Juli, bangunan tua Hacienda Xcanatun dikelola sebagai hotel oleh Banyan Tree Group. (Foto: Banyan Tree)

2. Hacienda Xcanatun, Meksiko
Pada 1 Juli, Meksiko mencatatkan 5.432 kasus baru Covid-19. Di tanggal yang sama, Banyan Tree Group membuka Hacienda Xcanatun by Angsana. Hotel ini beralamat di Yucatan Peninsula, destinasi liburan yang populer di Meksiko, walau tentu saja sedang sepi di tengah pandemi. “Meksiko adalah gerbang pariwisata premium di Benua Amerika, dan kami senang bisa menjadi bagian dari peluang ini,” jelas Peter Hechler, Banyan Tree SAVP, dalam siaran persnya. Hacienda Xcanatun menampung 18 kamar dan sebuah restoran. Demi menjaga keamanan tamu, hotel ini dikawal protokol baru yang digarap bersama lembaga sertifikasi Bureau Veritas. angsana.com

Kompleks vila di Susona Bodrum, properti yang dibuka pada 1 Juli di pesisir barat Turki. (Fot0: Daniel Schaefer/Hilton)

3. Susona Bodrum, Turki
Mirip Tribute Portfolio di Marriott, LXR adalah merek Hilton untuk hotel butik premium. Di Turki, Susona Bodrum merupakan properti debutnya. Hotel ini menaungi 76 kamar dan vila, plus lima restoran. Lokasinya di pesisir barat Turki, kawasan elok yang menghadap Yunani dan Laut Aegean. Susona Bodrum membuka pintunya pada 1 Juli ketika virus menjalar ganas di Turki. Menghadapi situasi itu, Susona Bodrum dikawal protokol baru Hilton CleanStay, juga sertifikat Safe Tourism dari pemerintah setempat. hilton.com  

Park Hyatt Suzhou, hotel yang dibuka pada 2 Juni di tepi Danau Jinji, 800 kilometer dari Wuhan. (Fot0: Derryck Menere Photography/Hyatt)

4. Park Hyatt Suzhou, Tiongkok
Tiongkok, titik awal Covid-19, telah berhasil membendung penyebaran virus. Berkat itu pula, aktivitas bisnis bergulir kembali. Pada 2 Juni, saat negeri ini mencatatkan hanya lima kasus baru, Hyatt mengumumkan pembukaan Park Hyatt Suzhou. Hotel ini berjarak beberapa langkah dari Danau Jinji. Pada abad ke-13, Marco Polo sempat singgah di Suzhou. Berkat keindahan aneka jembatan dan kanalnya, kota ini kerap dijuluki “Venice dari Timur.” Mengimbangi keindahan kawasannya, Hyatt menyerahkan arsitektur hotel pada Kohn Pedersen Fox, firma yang menggarap proyek pelebaran MoMA. hyatt.com

Camp Sarika, bagian dari Amangiri, bersemayam di tepi Grand Staircase-Escalante National Monument. (Foto: Joe Fletcher Photography/Aman)

5. Camp Sarika, Amerika Serikat
Pingwah rasa Utah, Camp Sarika menawarkan 10 tenda premium yang menyuguhkan panorama Grand Staircase-Escalante National Monument. Fasilitasnya meliputi spa, kolam renang, serta restoran yang dipimpin koki Anthony Marazita. Kompleks safari ini adalah bagian dari Amangiri, resor yang dibuka 10 tahun silam. Keduanya terpisah sekitar lima menit berkendara, dengan tawaran aktivitas yang mirip, contohnya hiking dan memancing. Camp Sarika diresmikan pada 1 Juli, saat Amerika Serikat kewalahan membendung wabah. Akhir tahun ini, Grup Aman berencana menambah propertinya di AS dengan meluncurkan Aman New York. aman.com

Panorama Teluk Jimbaran dari kolam renang Raffles Bali, resor yang dibuka pada 4 Juli. (Foto: Dewandra Djelantik/Accor)

6. Raffles Bali, Indonesia
Tatkala akses wisata ke Bali belum dibuka, Raffles Bali membuka pintunya pada 4 Juli. Ini merupakan properti ke-15 Raffles di dunia dan kedua di Indonesia setelah Raffles Jakarta. “Kami senang bisa menghadirkan merek hotel paling ikonis kami ke Bali,” jelas Michael Issenberg, Chairman Accor Asia Pacific, dalam siaran persnya. Resor ini bersemayam di tepi Teluk Jimbaran, persis bertetangga dengan Four Seasons Jimbaran. Raffles Bali menaungi 32 vila yang dikelilingi taman dan dilengkapi kolam renang privat. Merayakan pembukaannya, resor ini menawarkan paket menginap dua malam dengan tarif $2.660. raffles.com

Kamar tipe Harbour Suite di Park Hyatt Auckland, properti perdana Park Hyatt di Selandia Baru. (Foto: Hyatt)

7. Park Hyatt Auckland, Selandia Baru
Untuk kali pertama, Park Hyatt hadir di Selandia Baru, salah satu negara tersukses dalam penanganan Covid-19. Tanggal pembukaannya juga sudah dilansir—15 September. Hotel ini mengoleksi 195 kamar berkonsep residensial, termasuk Presidential Suite yang bertengger di atap dan menawarkan panorama Waitemata Harbour. Magnet lain hotel ini ialah aneka restoran dan bar yang dipimpin koki senior Brent Martin. Merayakan pembukaannya, Park Hyatt Auckland menawarkan bonus credit NZD50 per malam dan upgrade kamar untuk pemesanan sebelum 31 Oktober. hyatt.com

Kamar Superior di Far East Village Hotel Ariake, properti yang berlokasi di selatan Tokyo. (Foto: Far East Hospitality)

8. Far East Village Hotel Ariake, Jepang
“Tak ada istilah terlalu cepat untuk menangkap peluang,” jelas Arthur Kiong, Chief Executive Far East Hospitality, dalam siaran pers pembukaan Far East Village Hotel Ariake pada 1 Juli. “Perjalanan domestik di Jepang sudah meningkat sejak restriksi dilonggarkan di Juni.” Hotel Ariake berlokasi di selatan Tokyo. Target pasar utamanya ialah para tamu Tokyo International Exhibition Center yang terpisah sekitar dua kilometer. Tahun depan, hotel ini berpeluang menjala segmen baru: delegasi Olimpiade. Kompleks olahraga Ariake Arena berjarak hanya lima menit jalan kaki dari lobinya. stayfareast.com

Mercure Ambassador Seoul Hongdae berlokasi di Hongdae, kawasan yang terkenal akan kehidupan malamnya. (Foto: Accor)

9. Mercure Ambassador Seoul Hongdae, Korea Selatan
Mercure Ambassador bukanlah merek baru di keluarga Accor. Kategori ini dibentuk oleh perusahaan patungan Accor dan Ambassador Hotel Group. Sesuai namanya, Mercure Ambassador Seoul Hongdae berlokasi di Hongdae, sedikit di luar pusat kota Seoul. Dihuni banyak kampus, Hongdae terkenal akan kehidupan malamnya: kelab dansa K-Pop, karaoke, dan pentas musik. Jika kondisi Seoul kian kondusif, Mercure Ambassador Seoul Hongdae akan menerima tamu perdananya di Agustus. accor.com

Lobi JW Marriott Nara, hotel JW Mariott pertama yang ada di Jepang.(Foto: Marriott)

10. JW Marriott Nara, Jepang
Pada 22 Juli, Marriott International membuka JW Marriott Nara. Ini merek hotel mewah internasional pertama di Nara, sekaligus debut JW Marriott di Jepang. Hotel ini berada di pusat kota, tak jauh dari Nara Park. Mengimbangi keindahan kawasannya, Marriott menyerahkan arsitektur hotel pada firma GA Group of London. Hotel ini memiliki 158 kamar, termasuk 16 suite bernuansa rumah tradisional Nara. marriott.com.