Seni tak pernah membosankan untuk dipelajari dan dinikmati. Kami kumpulkan tujuh museum di dunia yang wajib Anda kunjungi.

San Francisco Museum of Modern Art
Gedungnya menarik perhatian dengan gaya kontemporer modern yang didesain dengan mengambil inspirasi pesisir Teluk San Francisco. Baru saja menambahkan bangunan baru yang didesain oleh firma Snohetta, museum tersebut sekarang memiliki ruang galeri yang tiga kali lebih luas dibandingkan versi terdahulunya. San Francisco Museum of Modern Art (SFMOMA) menaungi 19 pameran reguler, termasuk lebih dari 260 karya seni kontemporer dan post-war dari Doris and Donald Fisher Collection. Saat ini, SFMOMA sendiri menampung lebih dari 33 ribu karya seni arsitektur, desain, instalasi seni, patung, lukisan, dan fotografi termasuk 19 pameran istimewa (termasuk 260 karya seni kontemporer dan post-war dari Doris and Donald Fisher Collection. sfmoma.org.

Kunstmuseum Basel
Sejarah Kunstmuseum Basel berawal dari 1661 ketika kota di Swiss tersebut mengakuisisi Amerbach Cabinet, koleksi gambar dan lukisan oleh seniman Hans Holbein. Akuisisi tersebut menjadikan Basel kotamadya pertama di dunia yang memiliki koleksi seni yang terbuka untuk umum. Tahun lalu, museum tersebut menambahkan bangunan anyar yang bersemayam di seberang jalan dari gedung utama. Bangunannya didesain oleh firma arsitek lokal Christ & Gantenbein serta dilengkapi dengan tangga marmer spektakuler serta eksterior gedung yang dibalut bata. Kehadiran area baru tersebut membuat luas area pamerannya melonjak sebesar 30 persen. Di area terbarunya, lantai dasar didedikasikan untuk karya-karya seni dari abad ke-19, sedangkan lantai dua diperuntukkan bagi karya seni modern Eropa seperti lukisan Picasso, Richter, dan Giacometti. kunstmuseumbasel.ch.

Liege Fine Arts Museum
Museum di Belgia ini sempat tutup untuk keperluan renovasi sebelum dibuka kembali untuk publik tahun lalu dengan menggandeng Louvre dan Centre Pompidou: Musee d’art modern et d’art contemporain (MAMAC). Renovasinya ditangani oleh arsitek Rudy Ricciotti yang pernah menjuarai ajang Grand Prix National de l’Architecture. Selain mempercantik tampilan, bedah kosmetik tersebut juga menyematkan ruang pameran baru seluas 4.000 meter persegi. Ruang baru berlantai tunggal tersebut menaungi beragam karya seni mulai dari era Renaissance hingga Picasso. Galeri anyar itu juga menampung koleksi karya seni memikat Beaux-Arts de Liege, yang merupakan kumpulan karya seni yang dikumpulkan selepas oleh Kota Liege selepas Perang Dunia II. laboverie.com.

Long Museum
Museum bergaya kontemporer ini didirikan oleh kolektor seni Liu Yiqian dan istrinya, Wang Wei Long. Terletak di Shanghai, museum tersebut mengoleksi ratusan karya seniman Tiongkok dengan berbagai genre, mulai dari karya tradisional, modern, hingga kontemporer. Mereka yang menyukai karya-karya klasik Eropa dan Asia juga dapat melihatnya langsung di sini. Long Museum merupakan jawaban atas tuntutan seni di Shanghai yang memberlakukan sistem satu kota dua museum. Museum pertama dibuka di Pudong New District kemudian diikuti cabangnya di West Bund yang dikerek pada 2014. Dirancang oleh Atelier Deshaus, cabang West Bund menaungi area seluas 33.000 meter persegi dengan lantai pertama dan kedua didedikasikan untuk karya seni kontemporer yang mencakup lukisan, patung, instalasi seni, dan new media. Lantai bawah tanahnya digunakan sebagai ruang pameran untuk artefak bernilai tinggi. thelongmuseum.org.

The Met Breuer
Tahun lalu, Metropolitan Museum of Art di New York City merilis The Met Breuer, ruang seni yang didedikasikan bagi seni modern dan kontemporer. Areanya terletak di bangunan ikonis museum serta dirancang oleh arsitek Marcel Breuer dari Bauhaus. “Pembukaan bangunan ikonis Marcel Breuer di Madison Avenue merupakan bagian terpenting dari kehidupan berbudaya di New York City,” ujar Thomas P. Campbell, Director and CEO of The Met. Program The Met Breuer digagas untuk menyajikan perpaduan seni modern dan kontemporer yang bersanding dengan karya-karya seni bersejarah milik The Met. Ruang ini biasanya digunakan untuk pameran-pameran independen serta pertunjukan seni, termasuk pameran “Unfinished: Thoughts Left Visible” yang memamerkan karya-karya seni setengah jadi dari era Renaissance hingga sekarang. metmuseum.org.

Tate Modern
Museum ini bersemayam di tepi Sungai Thames. Tate Museum merupakan sentra seni yang kerap menampilkan karya-karya seni kontroversial. Tahun lalu, Tate Museum mengerek satu area tambahan bertajuk Blavatnik Building, yang diambil dari nama kolektor seni yang juga dikenal sebagai filantropis, Leonard Blavatnik. Area baru ini didesain oleh Herzog & de Mueron serta membuat luas museum membengkak sebesar 60 persen. Di sini pengunjung dapat menemukan lebih dari 800 karya seni kreasi 300 seniman dari 50 negara mulai dari Chile, India, Rusia, hingga Sudan dan Thailand. Separuhnya didedikasikan untuk seniman wanita. Dengan hadirnya penambahan ruang ini, kini Tate Modern juga memiliki ruang yang lebih banyak untuk pertunjukan seni, film, dan seni instalasi. tate.org.uk.

Aga Khan Museum
Museum yang berlokasi di Toronto, Kanada ini merupakan jendela untuk melihat sisi artistik, intelektual, serta peninggalan ilmiah komunitas Muslim. Aga Khan Museum dibuka pada 2014 oleh organisasi Aga Khan Trust for Culture. Di dalamnya terdapat lebih dari seribu karya seni dari Iberian Peninsula hingga Tiongkok. Koleksinya yang cukup menarik adalah The Canon of Medicine Volume 5, buku ensiklopedia kesehatan yang disusun oleh Ibnu Sina pada 1052. Bangunan museum ini dirancang oleh arsitek asal Jepang, Fumihiko Maki, dengan konsep cahaya sesuai permintaan Aga Khan. agakhanmuseum.org.

