Berlin
Kisah-kisah tragis dan heroik Perang Dingin tak pernah bisa dilepaskan dari Berlin, kota terbesar di Jerman. Dua objeknya yang paling tersohor adalah Tembok Berlin dan Gerbang Brandenburg yang merupakan simbol penyatuan Berlin Barat dan Timur. Tapi jejak pertarungan ideologi bukanlah daya tarik Berlin satu-satunya. “Berlin punya banyak julukan,” jelas Hoy Yuen, “mulai dari kota paling hijau di Jerman, kota jembatan, hingga kota museum.” Di luar itu, Ibu Kota Jerman ini tersohor akan kehidupan malamnya yang penuh gairah dan pergelaran-pergelaran akbarnya, sebut saja Berlinale Film Festival, ITB Berlin, JazzFest Berlin, serta Berliner Bierfestival. Khusus kaum pencinta musik, terutama aliran elektronik, Berlin menawarkan skena yang paling atraktif di Jerman.

Düsseldorf
Dalam sirkuit utama turis Indonesia, Düsseldorf memang belum tercantum dalam daftar destinasi favorit. Tapi bagi mereka yang berkecimpung di dunia fesyen, kota di barat Jerman ini rutin didatangi. Selain ajek menggelar pergelaran busana bergengsi, Düsseldorf menawarkan beragam sentra dan jalur belanja. Itu sebabnya banyak orang menjulukinya ibu kota fesyen Jerman. Menurut Hoy Yuen, daya tarik lain Düsseldorf adalah keragaman budayanya. Di sini ada banyak manusia dari banyak negara, terutama Jepang. Berkat besarnya populasi warga Negeri Sakura, Düsseldorf memiliki festival tahunan Japan Day, serta mengoleksi banyak restoran Jepang.

Dresden
“Bagi fotografer, Dresden merupakan pilihan yang tepat,” tegas Hoy Yuen. Jika ada daftar kota paling fotogenik di Jerman, Dresden memang pantas masuk klasemen atas. Kota yang dibelah Sungai Elbe ini menampung banyak bangunan berdesain barok dan rococo. Berkat harta karun arsitekturalnya itu pula, Dresden kerap dijuluki Jewel Box. Menurut Hoy Yuen, waktu terbaik melawat Dresden adalah menjelang Natal, ketika seantero kota terasa hidup oleh permainan lampu dan denting suara lonceng. “Pastikan Anda mengunjungi pasar Natal tertua di Jerman, Striezelmarkt,” lanjut pria yang berdomisili di Singapura ini.

Munich
Penggemar sepak bola mengenalnya sebagai markas klub tersukses di Jerman; pencinta opera mengenangnya sebagai tanah kelahiran komponis Richard Strauss; sementara peminum bir mengaguminya sebagai tuan rumah festival bir terbesar sejagat—Oktoberfest, ajang yang memikat sekitar enam juta turis saban tahunnya. Selagi di sini, Hoy Yuen menyarankan kita melawat Desa Hohenschwangau, sekitar dua jam berkendara dari pusat kota. “Di sini Anda akan melihat Kastel Neuschwanstein yang didaulat sebagai bangunan yang paling banyak difoto di Jerman. Pemandangannya luar biasa indah,” jelasnya.

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi April/Juni 2018 (“Local’s Insight: Jerman”).