Adventures

8 Tempat Wisata Memikat di Jerman

”Jerman punya beragam tawaran, mulai dari Situs Warisan Dunia hingga wisata budaya” ungkap Hoy Yuen Chun. Kepada Karina Anandya, Director of Marketing & Sales German National Tourist Office for ASEAN ini merekomendasikan delapan destinasi di Jerman.

Stuttgart
Kota ini punya posisi penting dalam peta industri otomotif dunia. Mercedes-Benz, Porsche, dan Daimler AG menancapkan kantor pusatnya di sini, begitu pula perusahaan suku cadang Bosch dan Mahle. Tak heran, Stuttgart mengembangkan “wisata otomotif.” Di antara museum-museum andalan kota, dua yang cukup populer adalah Mercedes-Benz Museum dan Porsche Museum. Daya tarik lain kota ini adalah taman-taman publiknya, contohnya Rosenstein Park dan Killesberg Park. “Warga setempat dikenal suka menghabiskan waktu luang di taman,” ucap Hoy Yuen.

Nuremberg
“Kota favorit saya,” ujar Hoy Yuen tentang Nuremberg, kota terbesar kedua di Negara Bagian Bavaria. Bagi Hoy Yuen, yang baru setahun menjabat Director of Marketing & Sales German National Tourist Office, Nuremberg tak ubahnya mesin waktu yang melemparkan kita ke Abad Pertengahan melalui koleksi bangunan tuanya. Kendati demikian, penting diingat banyak bangunan di sini pernah direnovasi. Pada Perang Dunia II, Nuremberg hancur akibat hujan bom. Kota ini memang masuk daftar target pasukan Sekutu lantaran peran strategisnya bagi Nazi. Di sinilah Hitler menggelar parade akbar tahunan, mengerek banyak kantor, serta mendirikan pabrik-pabrik Alutsista.

Cologne
Agenda wisata di sini, menurut Hoy Yuen, wajib mencantumkan kunjungan ke Katedral Cologne, landmark ikonis kota yang juga anggota Situs Warisan Dunia. Gereja gotik yang tingginya tiga kali Candi Prambanan ini dikonstruksi bertahap selama enam abad sejak 1248. Usai mengagumi arsitektur katedral, saran Hoy Yuen, “lanjutkan perjalanan dengan mengeksplorasi Sungai Rhine.” Kita bisa menaiki kapal pesiar yang melayani tur sungai, atau sekadar duduk-duduk di taman di bantaran sungai sembari menyaksikan panorama kota dan berbaur dengan warga lokal. Sebelum pulang, sempatkan waktu untuk membeli oleh-oleh khas kota, 4711 Original Eau de Cologne, parfum legendaris yang diramu pertama kali pada abad ke-18 dan telah dipakai oleh sejumlah selebriti dunia

Frankfurt
Buku dan mobil adalah dua asosiasi jamak publik tentang Frankfurt. Pameran otomotif terbesar (Frankfurt Motor Show) dan bursa buku terbesar (Frankfurt Book Fair) digelar di sini. Tapi kita tak perlu menanti kedua ajang itu untuk berkunjung. Frankfurt punya banyak tawaran yang bisa dinikmati setiap waktu. Tur di sini umumnya mencakup kunjungan ke rumah penulis Goethe, berbelanja di Zeil yang dijuluki Fifth Avenue versi Jerman, serta mencicipi wine apel Apfelein. “Bagi turis yang baru pertama kali ke Jerman,” saran Hoy Yuen, “kunjungi Frankfurt.”

  

Berlin
Kisah-kisah tragis dan heroik Perang Dingin tak pernah bisa dilepaskan dari Berlin, kota terbesar di Jerman. Dua objeknya yang paling tersohor adalah Tembok Berlin dan Gerbang Brandenburg yang merupakan simbol penyatuan Berlin Barat dan Timur. Tapi jejak pertarungan ideologi bukanlah daya tarik Berlin satu-satunya. “Berlin punya banyak julukan,” jelas Hoy Yuen, “mulai dari kota paling hijau di Jerman, kota jembatan, hingga kota museum.” Di luar itu, Ibu Kota Jerman ini tersohor akan kehidupan malamnya yang penuh gairah dan pergelaran-pergelaran akbarnya, sebut saja Berlinale Film Festival, ITB Berlin, JazzFest Berlin, serta Berliner Bierfestival. Khusus kaum pencinta musik, terutama aliran elektronik, Berlin menawarkan skena yang paling atraktif di Jerman.

Düsseldorf
Dalam sirkuit utama turis Indonesia, Düsseldorf memang belum tercantum dalam daftar destinasi favorit. Tapi bagi mereka yang berkecimpung di dunia fesyen, kota di barat Jerman ini rutin didatangi. Selain ajek menggelar pergelaran busana bergengsi, Düsseldorf menawarkan beragam sentra dan jalur belanja. Itu sebabnya banyak orang menjulukinya ibu kota fesyen Jerman. Menurut Hoy Yuen, daya tarik lain Düsseldorf adalah keragaman budayanya. Di sini ada banyak manusia dari banyak negara, terutama Jepang. Berkat besarnya populasi warga Negeri Sakura, Düsseldorf memiliki festival tahunan Japan Day, serta mengoleksi banyak restoran Jepang.

Dresden
“Bagi fotografer, Dresden merupakan pilihan yang tepat,” tegas Hoy Yuen. Jika ada daftar kota paling fotogenik di Jerman, Dresden memang pantas masuk klasemen atas. Kota yang dibelah Sungai Elbe ini menampung banyak bangunan berdesain barok dan rococo. Berkat harta karun arsitekturalnya itu pula, Dresden kerap dijuluki Jewel Box. Menurut Hoy Yuen, waktu terbaik melawat Dresden adalah menjelang Natal, ketika seantero kota terasa hidup oleh permainan lampu dan denting suara lonceng. “Pastikan Anda mengunjungi pasar Natal tertua di Jerman, Striezelmarkt,” lanjut pria yang berdomisili di Singapura ini.

Munich
Penggemar sepak bola mengenalnya sebagai markas klub tersukses di Jerman; pencinta opera mengenangnya sebagai tanah kelahiran komponis Richard Strauss; sementara peminum bir mengaguminya sebagai tuan rumah festival bir terbesar sejagat—Oktoberfest, ajang yang memikat sekitar enam juta turis saban tahunnya. Selagi di sini, Hoy Yuen menyarankan kita melawat Desa Hohenschwangau, sekitar dua jam berkendara dari pusat kota. “Di sini Anda akan melihat Kastel Neuschwanstein yang didaulat sebagai bangunan yang paling banyak difoto di Jerman. Pemandangannya luar biasa indah,” jelasnya.

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi April/Juni 2018 (“Local’s Insight: Jerman”).