8 Destinasi Wisata Favorit di Korea Selatan

Wajib mencoba mandi lumpur jika berkunjung ke Boryeong.

Boryeong
“Anda harus melumuri diri dengan lumpur atau Anda akan dikirim ke penjara,” Cho berkelakar saat menceritakan Boryeong Mud Festival. Sejatinya, Anda tidak perlu repot melumuri diri sendiri, karena seluruh peserta akan saling melempar lumpur. Kelahiran festival ini terkait dengan reputasi Pantai Daecheon di Boryeong sebagai sentra penghasil lumpur yang telah menciptakan tujuh produk kosmetik. Boryeong Mud Festival bergulir setiap Juli dengan durasi tujuh hingga 10 hari. Lumpur di sini sangat aman bagi kulit, bahkan banyak orang percaya lumpur tersebut berkhasiat menyehatkan kulit.

Kawasan desa tua di Buckchon.

Bukchon Hanok Village
Menuju bagian utara ibu kota, Cho mengusulkan Bukchon Hanok Village, desa elok yang dihuni ratusan rumah tradisional hanok. Permukiman ini dirawat sebagai destinasi budaya. Rumah-rumahnya difungsikan sebagai ruang minum teh, pusat edukasi, serta guesthouse yang mengajak turis merasakan hidup di zaman Dinasti Joseon. “Kehidupan di sini sangat sederhana. Tidak perlu kendaraan mewah. Cukup mengelilinginya dengan berjalan kaki atau menunggangi rickshaw, kita sudah bisa mendapatkan pengalaman autentik Korea,” jelas Cho.

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi Januari/Februari 2016 (“Korea Selatan”)

Comments