8 Destinasi Wisata Favorit di Korea Selatan

Kanal yang disulap menjadi sentra turis di Seoul.

Seoul
Selain kompleks istana kerajaan, Cho menyarankan berkunjung ke Hongdae untuk “merasakan karakter kontemporer Korea.” Area favorit kaum muda ini mengoleksi banyak bar dan ruang pentas musik indie lokal dan internasional. Begitu kuat energinya hingga Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, berencana membuka kantor promosi Kota Bandung di sini.

Tempat lain di Seoul yang direkomendasikan Cho adalah Cheonggyecheon, di mana sebuah kanal tua yang sempat menjadi permukiman kumuh berhasil direnovasi menjadi ruang publik yang nyaman. Kanal yang membelah pusat kota ini dihiasi beragam mural dan pahatan pada dindingnya. “Kita bisa berjalan-jalan di tepi kanal atau sekadar duduk-duduk santai sembari menenggak bir atau membaca buku,” ujar Cho. Kanal ini adalah rute favorit menuju pasar tradisional Dongdaemun yang menjual beragam produk lokal. Di sekitar Dongdaemun terdapat teater K-Pop hologram yang dijuluki Cho “Madame Tussauds versi Korea.” Tempat ini menampilkan pentas artis-artis K-Pop ternama dalam versi hologram. “Datang dan siap-siap terpukau oleh kecanggihan tempat ini,” tambahnya.

Gyeongju mengantongi banyak situs-situs bersejarah.

Gyeongju
Bekas Ibu Kota Kerajaan Silla yang pernah menguasai dua per tiga Semenanjung Korea ini mengantongi sejumlah situs arkeologi dari abad ketujuh dan kesembilan. “Gyeongju menyimpan sejarah yang membuat kota ini seakan berhenti di sebuah masa,” tutur Cho. “Mungkin seperti Solo di Indonesia.” Selain Yangdong Village dan Kuil Bulguksa yang termaktub sebagai Situs Warisan Dunia, Cho menyarankan kita berziarah ke makam salah seorang raja terbesar dalam sejarah Korea. Lokasinya sekitar 40 menit berkendara dari Gyeongju ke arah Bonggil-ri. Di tengah laut biru, kita akan menemukan seonggok pulau kecil berisi bebatuan besar yang menampung makam Raja Munmu, penguasa yang berhasil menyatukan tiga kerajaan di kakinya. Konon, abu kremasinya tersimpan di bawah bebatuan.

Comments