RESTORAN VEGETARIAN DAN VEGAN TERBAIK 
Rekomendasi Jane Hughes, tokoh di bidang kuliner vegetarian, editor majalah The Vegetarian selama 14 tahun, dan editor Vegan Life. Sekretaris Guild of Food Writers ini telah menulis empat buku masak vegetarian dan vegan.

Bistro 1847, Manchester—Restoran yang paling sering saya kunjungi di kota tempat tinggal saya, Manchester, Inggris. Bistro 1847 (bistro1847.com) diresmikan beberapa tahun lalu dan kini memiliki tiga cabang. Namanya diambil dari tahun diluncurkannya Vegetarian Society di Manchester. Tempat ini menawarkan pengalaman makan premium, cocok jika Anda datang dalam grup kecil atau bersama teman.

Interior Cafe Paradiso yang kental nuansa rumahan.

Cafe Paradiso, Cork—Sebuah surga mungil di Cork, Irlandia. Cafe Paradiso (cafeparadiso.ie) dikelola oleh Denis Cotter. Saya mengagumi seluruh buku dan resep yang ditulisnya. Koki vegetarian yang sangat bertalenta ini memiliki intuisi kuat dalam memadukan rasa, serta menunjukkan komitmen yang konsisten untuk memanfaatkan buah, sayuran, serta keju lokal yang masih jarang dikenal.

Interior Teresa Carles.

Teresa Carles, Barcelona—Inilah temuan favorit saya di Barcelona, Spanyol. Ada roh seni yang menjiwai presentasi selada dan jus kreasi Teresa Carles (teresacarles.com). Saya bisa membayangkan makan di sini saban hari. Interiornya yang sejuk merupakan pelarian yang mujarab dari jalan-jalan kota yang panas dan riuh. Teresa Carles adalah tempat ideal untuk mengisi ulang energi. Koktail semangka dan air kelapa buatannya begitu menyegarkan.

Millennium, San Francisco—Ukurannya besar. Interiornya sangat sibuk. Bisa mendapati restoran semacam ini di San Francisco, Amerika Serikat, adalah kejutan besar. Saya terkesima menyaksikan begitu banyak orang ingin mencicipi makanan vegan di tempat ini. Usai menjajalnya, saya bisa mengerti alasannya. Bermodalkan inspirasi dari penjuru bumi, Millennium (millenniumrestaurant.com) meracik banyak menu berbahan tempe dan tahu. Wadah yang cocok untuk bertemu orang-orang yang terbuka pada pengalaman baru.

Hidangan di Montali yang dipresentasikan dengan indah.

Montali, Umbria—Rumah pedesaan ini menampung penginapan dan restoran. Montali (montalionline.com) bertengger di kawasan rural Italia, persisnya di perbukitan antara Tuscany dan Umbria. Sebuah tempat yang magis dan damai. Menunya merupakan kombinasi cerdas antara kuliner tradisional Italia dan kreasi vegetarian eksentrik yang sangat terkait dengan latar belakang sang koki, Malu, wanita kelahiran Amerika Selatan.

Kiri-kanan: Fasad Gate Islington; Selain hidangan utama, menu pencuci mulut di Gate Islington tak boleh dilewatkan.

The Gate, London—Saat ini, di London, The Gate (thegaterestaurants.com) adalah restoran vegetarian favorit saya. Ada begitu banyak tempat yang bisa dipilih di kota ini, tapi The Gate selalu bisa diandalkan untuk memuaskan selera. Menunya senantiasa direvisi, walau beberapa kreasi populer tetap dipertahankan. Terakhir kali berkunjung, saya sangat menyukai pasta beetroot. The Gate bisa ditemukan di dua lokasi: Hammersmith dan Islington.

Minal, pemimpin dapur Prashad.

Prashad, Bradford—Pamor restoran India yang dikelola keluarga di Bradford, Inggris, ini melambung beberapa tahun silam usai ditayangkan dalam program kompetisi restoran yang dipandu oleh Gordon Ramsay. Walau tersohor sebagai pembenci vegetarian, Gordon ternyata sangat terpesona oleh masakan Prashad (prashad.co.uk). Sejak itu, sang pemilik restoran sudah menulis sebuah buku masak dan mengajar kelas vegetarian.

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi Sep/Okt 2014 (“Teroka Selera”)