Restoran Fotogenik Baru di Canggu

Tempat kongko bertema nautikal yang bersemayam di Echo Beach.

DestinAsian IndonesiaAtmosfernya mirip pulau kecil tempat mangkal para pelaut.

Oleh Cristian Rahadiansyah
Foto Johannes P. Christo

Aliran desainnya senada dengan saudara-saudara tuanya seperti La Plancha dan La Favela: tropis, rustic, trendi. Bedanya, La Brisa mengusung tema nautikal yang lebih kental. Dalam nuansa putih dan cokelat, sarang kongko ini menaungi rumah-rumah beratapkan ijuk, kolam renang, serta taburan kursi kayu dan beanbag. Lantainya disusun dari papan-papan tua yang ditembus puluhan batang nyiur, sementara stafnya mengenakan seragam bermotif garis biru putih.

Menjelajahi sudut-sudut kompleks ini, kita akan mendapati taburan ornamen yang sepertinya dicomot dari rumah-rumah nelayan, termasuk sampan, jaring ikan, bubu, dan ayakan. Situs resminya menulis, La Brisa dirakit dari kayu bekas peninggalan 500 kapal nelayan. Atmosfernya sejenak mengingatkan kita pada tempat mangkal para pelaut dan perompak dalam film Pirates of the Caribbean. Moto tempat ini agaknya sesuai dengan kutipan yang tertera di toiletnya: “work like a captain, play like a pirate.”

DestinAsian Indonesia
Kiri-kanan: Gazebo yang dikepung taman rimbun; kolam renang yang menatap laut.

La Brisa berlokasi di Echo Beach, salah satu sentra selancar yang sedang bersinar dan sepertinya mulai naik kelas. Persis di sampingnya, Como Uma Canggu diresmikan pada Februari 2018. Beberapa langkah lebih jauh, sebuah proyek hotel sedang bergulir dan kabarnya akan dikelola oleh InterContinental.

Penampilan tamu La Brisa mencerminkan lokasinya: kombinasi boho dan sporty. Sesuai karakter lokal pula, konsep hidangannya lebih simpel dengan presentasi yang rendah hati, walau piring dan lepeknya cukup artistik. Opsi makanan di sini antara lain ricotta hotcakes, pastrami benedict, dan maple pumpkin. Tapi La Brisa sebenarnya lebih fokus sebagai tempat minum. Di buku menunya, daftar makanan hanya dimuat sepanjang dua lembar, sementara daftar minuman 10 lembar, termasuk halaman khusus berisi lima signature cocktail. Harga menunya cukup ramah bagi kantong peselancar.

DestinAsian Indonesia
Kiri-kanan: Jajaran kapal kayu yang beralih fungsi menjadi rak serbaguna; ricotta hotcakes, salah satu menu populer.

La Brisa juga berniat menjadi venue hiburan. Dapur musiknya diasuh oleh Tiago Oudman, DJ yang cukup berpengaruh di Bali. Pesta digelar sekali per bulan. Akhir Maret 2018, pentas musik Air Festival akan singgah di sini selama tiga hari dengan mengusung antara lain Blond:ish, Boris Werner, Bas Ibellini, dan Dave Dinger. Jl. Pantai Batu Mejan, Echo Beach, Canggu, Bali; 0811-3946-666; labrisabali.com; setiap hari dari pukul 11:00-23:00.

Comments