Malaysia resmi akan menutup pintunya untuk warga negara India, Filipina dan Indonesia mulai 7 September 2020 akibat kian tingginya jumlah kasus virus Covid-19 di tiga negara tersebut. Larangan ini dinilai jadi metode paling efektif untuk mengurangi kasus impor Covid-19 di Malaysia.

Pembatasan itu juga berlaku untuk ekspatriat, permanent resident pemilik Malaysia My Second Home (MM2H), serta pemegang visa pasangan dan pelajar. Menurut Menteri Pertahanan Malaysia, Ismail Sabri Yaakob, Malaysia akan semakin menutup dirinya untuk warga negara asing.

“Kami akan terus memonitor situasi dan bisa menambah jumlah negara yang dilarang masuk jika virus kembali meningkat,” lanjutnya. Pihaknya juga kini tengah menyiapkan kepulangan warga Malaysia dari negara-negara yang tengah mengalami musim dingin.

Baca juga: Phuket Kembali Dibuka untuk Turis Asing; Bali Batal Izinkan Turis Asing Datang

India merupakan negara Asia dengan kasus Covid-19 terbanyak. Berada di peringkat tiga dunia, di bawah Amerika Serikat dan Brasil, India mencatat ada 3.853.406 kasus. Angka kematian total mencapai 67.486 sementara 2.970.492 orang telah sembuh. Sedangkan Filipina dan Indonesia mencatat kasus Covid-19 terbanyak di ASEAN. Filipina mencatat 228. 403 dan Indonesia dengan 184,268 kasus.