Thailand akan mulai membuka Phuket untuk turis mancanegara pada 1 Oktober 2020. Pembukaan kembali Phuket untuk wisatawan asing ini sekaligus menguji seberapa siapnya Thailand jika kembali memulai sektor pariwisata usai pandemi.

Gubernur Otoritas Pariwisata Thailand, Yuthasak Supasorn juga telah merilis beragam persyaratan bagi turis yang mencakup karantina dan beberapa tes PCR. Pelancong harus melakukan penerbangan langsung ke Phuket, dan tinggal setidaknya minimal 30 hari.

Selama 14 hari pertama, mereka akan dikarantina di hotel mereka dan melakukan dua kali tes PCR dengan hasil negatif. Jika tidak menunjukkan gejala terkena Covid-19, turis kemudian akan diizinkan meninggalkan properti hotel dan menjelajah di sekitar Phuket.

Jika turis berencana mengunjungi bagian lain Thailand, mereka wajib melakukan tes PCR ketiga pada minggu ketiga mereka berada di Phuket. Untuk memastikan program ini terkontrol dan berhasil, disarankan agar staf juga tetap di hotel, untuk meminimalisir penyebaran virus.

Sampai berita ini diturunkan, pemerintah Thailand masih belum menyebutkan negara mana yang akan dipertimbangkan untuk bisa masuk ke Phuket. Namun kemungkinan besar negara-negara tetangga di mana virus juga telah berhasil diatasi, atau negara-negara yang memiliki hubungan sosial ekonomi penting dengan Thailand.

Sejak perbatasan ditutup dan lockdown diberlakukan pada akhir Maret silam, Thailand telah menjadi salah satu negara paling sukses di dunia dalam menahan penyebaran virus.

Baca juga: Bali Batal Izinkan Turis Asing Datang

Namun, perekonomian Thailand yang sangat bergantung pada pariwisata ini membuat pemerintah mau tak mau harus kembali membuka pintunya kembali untuk turis asing. Sejak Juli silam, Thailand juga telah mengizinkan turis medis, anggota keluarga langsung dari warga negara Thailand, investor bisnis, dan pekerja asing untuk kembali datang ke Thailand.