Meskipun Singapura telah kembali membuka pintu untuk para penumpang transit sejak 2 Juni 2020 silam, namun turis asal Indonesia masih belum masuk dalam daftar transit di Bandara Changi tersebut.

Namun, kebijakan ini akhirnya kembali diubah. Per 18 Agustus 2020, Indonesia resmi masuk dalam daftar destinasi yang diperbolehkan untuk melakukan penerbangan transit di Singapura. Sehingga, penumpang bisa melakukan penerbangan transit via Singapura menggunakan maskapai Singapore Airlines Group seperti Scoot, SilkAir, dan Singapore Airlines.

Tentunya kebijakan baru ini adalah sebuah perkembangan positif bagi dunia aviasi dan pariwisata internasional. Tapi perlu juga diingat bahwa regulasi baru ini hanya berlaku untuk penerbangan transit. Pasalnya Singapura masih belum memperbolehkan turis asing berlibur ke negaranya.

Baca juga:  Prosedur Baru di Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta; Regulasi Baru Hong Kong bagi Turis WNI

Selain itu, dapat dipastikan bahwa pengalaman transit di Singapura akan sangat berbeda jika dibandingkan sebelumnya. Lounge, toko, dan restoran tidak bisa lagi dikunjungi penumpang transit. Mereka harus menunggu di tempat khusus dan akan dikawal kembali ke boarding gate sekitar 75 menit sebelum jadwal keberangkatan penerbangan selanjutnya.

Informasi selengkapnya, kunjungi Singapore Airlines..