Thailand Resmi Larang Pemakaian Kantong Plastik

Saat berbelanja oleh-oleh di Thailand, Anda tak akan lagi menerima kantong plastik. (Foto: Unsplash/Minseok Kwak)

Problem sampah kian kronis di Thailand. Menurut Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan Thailand, Varawut Silpa-Archa, Thailand menempati posisi ke-6 sebagai negara yang paling banyak menyumbang sampah di lautan. Jengah menghadapi problem itu, pemerintah akhirnya mengambil langkah drastis: melarang sepenuhnya kantong plastik.

Eksekusinya dimulai bertahap sejak 2019 lalu dengan melarang keresek di pasar hingga pusat perbelanjaan modern, termasuk toserba, swalayan, dan mal. Seiring aturan itu, pemerintah telah membagikan kantong belanja ramah lingkungan kepada warga. Nantinya larangan total akan diberlakukan pada 2021 untuk mengurangi limbah dan plastik di laut.

“Selama lima bulan terakhir, kami turun ke peringkat 10. Terima kasih atas kerja samanya, rakyat Thailand,” ujar Varawut Silpa-Archa. Ia juga menambahkan bahwa sejak pertama kali kampanye ini diumumkan, Negeri Gajah Putih ini berhasil mengurangi penggunaan kantong plastik sebanyak dua miliar atau sekitar 5.765 ton tahun lalu.

Baca juga: 6 Kota Anti Kantong Plastik; Bali Diet Kantong Plastik

Namun, masih banyak hal yang harus dilakukan pemerintah untuk benar-benar menghilangkan kebiasaan masyarakat dalam menggunakan kantong plastik sekali pakai. “Tidak mudah mengubah perilaku dan cara berpikir mereka, terutama warga yang berada di pasar-pasar tradisional. Plastik kerap digunakan untuk menutup jajanan dan kue-kue basah dari lalat,” tutupnya.

Comments