Setelah awal bulan ini Singapura mulai longgarkan pembatasan dengan mengizinkan makan di tempat hingga meningkatkan ukuran kelompok temu menjadi lima orang untuk mereka yang telah divaksinasi sepenuhnya. Kebijakan ini dibuat karena Singapura telah melakukan vaksin penuh terhadap 70 persen penduduknya. Sehingga menjadikan Singapura sebagai salah satu negara dengan tingkat vaksinasi terbaik di dunia.

Singapura terus mendorong laju vaksinasi dengan mempermudah akses bagi masyarakatnya. Kini warga dan penduduk jangka panjang tidak perlu lagi mendaftar untuk membuat janji sebelum mendapatkan vaksin Pfizer-BioNTech. Singapura juga menyediakan vaksin Moderna. Bahkan, negara ini juga akan segera dapat menawarkan vaksinasi kepada pemegang visa jangka pendek yang telah tinggal di Singapura.

Pemerintah menargetkan setidaknya 80 persen warganya sudah vaksin secara penuh pada awal September, sehingga mereka bisa mulai melonggarkan beberapa pembatasan, termasuk mengizinkan perjalanan bebas karantina untuk pelancong yang divaksinasi.

Dalam waktu dekat, Singapura bakal meluncurkan program perjalanan bebas karantina pertamanya bagi pengunjung dari Jerman dan Brunei yang divaksinasi. Serta melonggarkan pembatasan bagi pengunjung dari Hong Kong dan Macau karena telah sukses memberikan vaksin dua dosis pada lebih dari 75 persen populasinya.

Sebelumnya, hanya penduduk Singapura dan mereka yang memiliki pekerjaan atau kartu pelajar yang diizinkan masuk ke negara itu. Namun, mulai 8 September mendatang, pengunjung dari kedua negara tersebut dapat mengajukan Vaccinated Travel Pass untuk memasuki Singapura. Meskipun begitu, mereka tetap harus mengikuti beberapa tes pada saat kedatangan dan pasca-kedatangan, sebagai pengganti karantina.

Baca juga: Bagaimana Koki Generasi Baru Mengubah Lanskap Kuliner Singapura

Selain itu, wisatawan juga harus telah tinggal di negara keberangkatannya, baik Jerman atau Brunei setidaknya selama 21 hari berturut-turut sebelum berangkat ke Singapura. Persyaratan lainnya termasuk asuransi yang mencakup perawatan medis Covid-19.

Informasi selengkapnya, kunjungi caas.gov.sg.