Setelah mempertahankan penerbangan ke beberapa destinasi selama masa pandemi, pada Juni dan Juli 2020, Singapore Airlines (SIA) dan SilkAir bakal kembali menambah frekuensi penerbangan dan destinasi. Keputusan ini dilakukan untuk memenuhi permintaan penumpang karena beberapa negara telah melonggarkan aturan lockdown.

Layanan tersebut termasuk penerbangan menuju Adelaide, Amsterdam, Auckland, Barcelona, ​​Brisbane, Cebu, Christchurch, Kopenhagen, Hong Kong, Medan, Melbourne dan Osaka. “Seluruh penerbangan telah tunduk pada persetujuan regulator. Selain itu jadwal ini tetap dapat berubah sewaktu-waktu. Pelanggan akan diberitahu tentang perubahan jadwal melalui SMS dan e-mail, ”tulis SIA di situs webnya.

Sejak 2 Juni 2020, layanan transit melalui Bandara Changi kembali dibuka. Namun, demi memastikan seluruh perjalanan dapat berlangsung secara aman dan nyaman, pihak Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) mewajibkan seluruh maskapai untuk mengajukan proposal jalur transfer. Nantinya, mereka akan mengevaluasi berdasarkan pertimbangan keselamatan penerbangan, kesehatan masyarakat, serta kesehatan penumpang dan awak pesawat.

Baca juga: Aturan Keselamatan Terbaru Emirates; Bandara Hong Kong Kembali Layani Penumpang Transit

Langkah-langkah ketat akan dilakukan untuk memisahkan penumpang transit dari penumpang lain di Changi, dan mereka harus tetap berada di fasilitas yang ditunjuk di daerah transit. Staf bandara akan diminta untuk memakai alat pelindung diri saat berinteraksi dengan penumpang, serta menaati aturan social distancing, dan pemeriksaan suhu untuk penumpang dan staf.

Informasi selengkapnya, kunjungi Singapore Airlines.