Musim Panas Ekstrem Ancam Kawasan Eropa

spanyol, sevillaAnak kecil bermain di air mancur Plaza De Espana di Sevilla, Spanyol. (Foto: Veronica Reverse/Unsplash)

Musim panas di kawasan Eropa Barat kali ini akan menjadi sangat tak nyaman untuk dikunjungi. Sesuai ramalan cuaca, kawasan Eropa Barat akan diterpa gelombang panas yang menyebabkan suhu udara meroket hingga 40 derajat Celsius.

Beberapa negara destinasi liburan favorit seperti Prancis, Spanyol, dan Portugal diprediksi akan mengalami musim panas paling hangat mulai 26 Juni 2019.

Dikutip dari berbagai sumber, fenomena ini terjadi karena badai di atas Samudra Atlantik dan tekanan udara yang tinggi di atas Eropa menyebabkan berpindahnya udara panas dari Gurun Sahara.

Menurut badan cuaca nasional Météo France, beberapa kawasan di Prancis mengalami suhu udara ekstrem hingga 40 derajat Celsius pada 26 Juni 2019. Ditambah tingkat kelembapan yang tinggi, suhunya akan terasa hingga 47 derajat Celsius.

Baca juga: Mencari Monet di Normandy; Wisata Seni di Amsterdam; 10 Kota Ramah Turis

Dikutip dari BBC, Berlin akan mengalami hal serupa pada 27 Juni 2019 dengan temperatur 38 derajat Celsius. Spanyol dan Swiss juga akan terkena dampak gelombang panas. Selama periode musim panas anomali ini, temperatur di kedua negara tersebut akan berkisar antara 36 hingga 37 derajat Celsius.

Sedangkan Frankfurt dan Hamburg akan mengalami suhu yang relatif lebih “sejuk” dengan temperatur antara 30-35 derajat Celsius. Suhu ekstrem diprediksi akan terjadi di Portugal dengan temperatur antara 35-40 derajat Celsius.

Fenomena gelombang panas bukanlah hal yang aneh di Eropa. Sesekali, benua ini mengalami musim panas yang lebih hangat dibandingkan semestinya. Namun demikian, musim panas yang ekstrem merupakan ancaman serius di Eropa di mana penduduknya terbiasa dengan suhu dingin atau relatif sejuk.

Fenomena musim panas ekstrem sempat terjadi Prancis pada Agustus 2003 dan mengakibatkan 15.000 orang meninggal akibat komplikasi karena udara panas. Suhu tertinggi saat itu tercatat terjadi di sisi selatan Prancis dengan temperatur mencapai 44,1 derajat Celsius.

Tags : berita
Comments