Pandemi tak hanya memukul bisnis perhotelan dan maskapai. Museum juga terkena dampaknya. Salah satunya adalah Museum MACAN. Setelah sempat vakum kurang lebih selama setahun akibat pandemi, museum ini resmi kembali dibuka untuk kunjungan dalam jumlah terbatas dengan sejumlah protokol kesehatan dan keamanan baru mulai 10 Maret 2021.

Selain itu, tim MACAN juga akan terus menyajikan program edukasi seni daring yang dapat diakses pecinta seni di manapun mereka berada melalui berbagai kanal digital. Jadwal pembukaan kembali museum diisi dengan pengalaman fisik dan virtual, dari pameran baru yang berfokus pada seni kontemporer dari Asia Tenggara; pilihan karya dari koleksi Museum, hingga kegiatan pendidikan dan program bincang dan diskusi seni:

  • ‘Stories Across Rising Lands’, pameran yang mengangkat seni kontemporer dari Asia Tenggara
  • ‘Semesta dan Angan: Pilihan Karya dari Koleksi Museum MACAN’
  • Ruang Seni Anak Komisi UOB Museum MACAN baru: Kisah Antah-Berantah oleh Citra Sasmita
  • Pembukaan kembali pameran ‘Melati Suryodarmo: Why Let the Chicken Run?’
  • Perpanjangan periode pameran Ruang Seni Anak Komisi UOB Museum MACAN: Warna dalam Gua oleh Mit Jai Inn (23 Januari–28 Maret 2021)

Saat museum dibuka kembali, pengunjung akan dapat melihat lukisan gulungan sepanjang delapan meter karya Citra Sasmita, yang bertujuan untuk mengenal karakter hewan dalam dongeng dan mencium aroma rempah-rempah yang ditempatkan sang perupa untuk membawa penonton ke dunia imajiner Kisah Antah-Berantah. Kisah Antah-Berantah terinspirasi dari cerita Tantri Bali klasik, sebuah mitos fantastis yang berisi cerita dalam cerita dan dongeng hewan yang diturunkan dari generasi ke generasi. Selain itu, pengunjung nantinya dapat kembali menyaksikan pameran museum pertama dari seniman performans terkemuka ‘Melati Suryodarmo: Why Let the Chicken Run?’.

Untuk waktu yang terbatas selama periode pembukaan kembali, museum akan memberlakukan harga tiket khusus Rp56.000-Rp70.000 untuk hari kerja (Selasa-Jumat) dan Rp72.000-Rp90.000 di akhir pekan (Sabtu-Minggu). Untuk akses prioritas, Museum MACAN mengundang pecinta seni untuk mengikuti program keanggotaan tahunan, MACAN Society. Biaya tahunan berkisar antara Rp180.000 dan Rp750.000 untuk pelajar, dewasa dan pengunjung keluarga untuk menikmati akses museum selama setahun, juga berkesempatan untuk mengakses semua pameran sebelum dibuka untuk umum, dan diskon khusus di Toko di MACAN dan partisipasi pada program publik Museum MACAN.

Protokol Kesehatan dan Keamanan di Museum

  • Para tamu yang ingin mengunjungi museum diwajibkan merencanakan kunjungan sebelumnya.
  • Tiket akan dibatasi hingga 100 tiket per sesi, hanya akan tersedia secara daring melalui situs resmi www.museummacan.org atau mitra tiket daring.
  • Museum akan menawarkan empat slot waktu yang bisa dipilih pengunjung.
  • Tiket berjangka waktu akan diterapkan untuk mengatur jumlah pengunjung di dalam museum pada suatu waktu.
  • Pengunjung harus datang di antara slot waktu yang dipilih, tetapi diperbolehkan menghabiskan waktu di museum sepuasnya selama jam operasional pukul 10:00-18:00 setiap harinya.

Tiket berjangka waktu adalah bagian dari kampanye “Kembali ke MACAN” yang mempromosikan keselamatan selama kunjungan museum dan mencakup fitur-fitur berikut:

  • Pengisian formulir penilaian mandiri dengan memindai kode QR yang disediakan oleh VIDA (Verified Identity for All), sistem identifikasi digital yang terdaftar di bawah Kementerian Komunikasi dan Informasi Indonesia dan adalah Mitra Museum MACAN
  • Metode non-tunai untuk semua transaksi keuangan di dalam museum
  • Masker wajah harus dipakai setiap saat selama kunjungan
  • Menjaga jarak 2 meter dengan pengunjung lain, dengan batasan jumlah tamu di dalam ruang galeri
  • Direkomendasikan tas kecil dengan ukuran A4 atau kurang untuk kenyamanan maksimal selama kunjungan. Tas besar harus dibawa di depan tubuh, karena Ruang Penitipan Barang akan tetap ditutup untuk sementara waktu
  • Tiket dan kunjungan akan dibatasi dengan ketat, sesuai dengan regulasi pemerintah

informasi selengkapnya, kunjungi Museum MACAN.