Langkawi, gugusan 99 pulau di Selat Malaka yang jadi salah satu tujuan wisata favorit di Malaysia ini akhirnya resmi kembali dibuka sejak 16 September 2021. Namun, tidak sembarang turis yang diizinkan datang. Hanya pelancong lokal yang sudah divaksinasi penuh yang diizinkan datang. selain itu, mereka juga wajib mengikuti sejumlah tes sebelum keberangkatan. Tempat wisata tersebut menjadi tempat rekreasi pertama yang kembali dibuka ketika Malaysia resmi memulai skema ‘travel bubble’ atau gelembung perjalanan bagi turis domestik.

Sehari setelah dibuka, kepulauan yang dikenal dengan pantai, geopark, dan kehidupan burung tersebut tetap menerapkan protokol ketat untuk mencegah penyebaran virus. Selain itu, pihak pengelola juga tetap tidak menginginkan kemacetan. Oleh karena itu, mereka tetap merapkan pembatasan jumlah turis yang masuk. Pulau di lepas pantai barat laut Malaysia tersebut telah lama populer di kalangan pengunjung domestik maupun internasional, meski untuk saat ini turis asing masih dilarang masuk.

Baca juga: Dilema Langkawi: Pariwisata Vs. Konservasi

Sampai saat ini, pemerintah Malaysia masih menjalani program vaksin, dan telah lebih dari setengah populasi diinokulasi, dengan harapan keadaan dapat kembali normal dengan lebih cepat.