Pemerintah kota Kyoto sepertinya serius menyikapi naiknya jumlah kunjungan turis ke sana. Setelah merilis fasilitas penerjemah, pemkot Kyoto baru saja meluncurkan buku panduan etiket bagi pelancong. Berjudul ‘Akimahen of Kyoto’ atau hal-hal yang tidak boleh dilakukan di Kyoto, buku ini menampilkan daftar komprehensif hal-hal tabu untuk dilakukan lengkap dengan ilustrasi kartun untuk menunjukkan kadar ketabuannya. Beberapa hal yang ditampilkan cukup umum, seperti menjaga toilet tetap bersih, membiasakan untuk antre, mengingatkan untuk tidak memberikan tip kepada pelayan restoran, serta imbauan untuk tidak memotret geisha yang tengah terburu-buru. Buku panduan ini merupakan hasil kolaborasi dari situs TripAdvisor untuk menghadirkan informasi-informasi umum untuk membantu turis yang berkunjung ke Kyoto. Selain buku panduan, pemkot Kyoto dan TripAdvisor juga membuat poster yang menampilkan fakta-fakta menarik tentang Kyoto serta buku panduan singkat cara menggunakan toilet yang benar. Semua panduan ini tersedia dalam empat bahasa mencakup Inggris dan Mandarin.

Informasi lebih lanjut, kunjungi Kyoto City.