Turis yang berencana liburan ke Jepang kini harus menyiapkan biaya pajak tak terduga. Setelah menerbitkan “pajak sayonara” dan memberlakukan pajak penginapan di Kyoto, mulai 2021 mendatang, Pulau Miyajima bakal menerapkan tiket masuk pulau bagi seluruh turis yang datang.

Pulau yang berada di barat daya teluk Hiroshima ini merupakan salah satu destinasi wisata populer di Jepang, dengan spot foto ikonis gerbang torii oranye—yang tampak tenggelam saat air laut pasang, dan Kuil Itsukushima. Untuk mencapainya, para wisatawan dapat melakukan perjalanan feri singkat dari Hiroshima. Saking ramainya, pada 2018 silam, tercatat ada 4,31 juta turis berkunjung ke pulau ini.

Mengetahui hal tersebut, mulai 2021 mendatang, Taro Matsumoto selaku Walikota Hatsukaichi resmi menerapkan kebijakan anyar yang dirasa cukup adil bagi kota dan penduduk lokal, yakni adanya biaya masuk turis.

Rencananya, biaya yang dibebankan berkisar ¥100 per orang. Aturan ini berlaku bagi semua orang yang berkunjung ke pulau tersebut, meskipun hanya dalam hitungan jam saja. Nantinya, pendapatan ini bakal digunakan untuk biaya kebersihan, meningkatkan layanan feri, melestarikan lingkungan dan membuat metode pembuangan limbah baru.

Baca juga: Mencoba Dua Wahana Baru Tokyo DisneySea; Kyoto ‘Melawan’ Arus Turis

Taro Matsumoto juga menyebutkan bahwa Pulau Miyajima membutuhkan perawatan dan perbaikan, termasuk menempatkan kabel listrik di bawah tanah dan memperbaiki jalan.

Sebenarnya, penerapan pajak bukan jadi hal baru di Jepang. Di prefektur Okinawa, sudah ada empat pulau yang telah menerapkan pajak turis untuk perjalanan feri mereka. Namun, hal ini dipastikan tidak mengurangi antusiasme wisatawan untuk datang.