September tahun ini, Four Seasons Nashville di Negara Bagian Tennessee akan menerima tamu pertamanya. (Foto: Four Seasons Nashville)

Four Seasons menambah portofolionya di Amerika Serikat. September tahun ini, Four Seasons Nashville di Negara Bagian Tennessee akan menerima tamu pertamanya. Ini merupakan properti ke-57 Four Seasons di AS.

Hotel baru ini bersemayam di pusat kota Nashville, salah satu kutub musik AS. Kota ini memainkan peran krusial dalam perkembangan aliran country, rok, serta tentu saja bluegrass. Mengenang sejarah emas itu, Nashville mendirikan Music City Center dan Country Music Hall of Fame and Museum.

Dalam pencakar langit rancangan Solomon Cordwell Buenz, Four Seasons Nashville menaungi 193 kamar, 42 suites, plus 144 unit Private Residence yang disebar di lantai-lantai teratas. Setiap kamarnya dilengkapi jendela besar yang menyuguhkan panorama kota.

Four Seasons Nashville menaungi 193 kamar, 42 suites, plus 144 unit Private Residence yang disebar di lantai-lantai teratas. (Foto: Four Seasons Nashville)

Menyewa firma desain HOK dan Marzipan, Four Seasons Nashville menghidupkan interiornya dengan permainan elemen baja, tembaga, dan perunggu—komposisi bahan yang terinspirasi sejarah industri logam Tennessee. Beberapa ruangan dan lorongnya dirancang layaknya museum yang menceritakan sejarah kota.

Fasilitas hotel ini meliputi kolam renang, salon, pusat kebugaran 24 jam, spa, serta dua aula dan enam ruang serbaguna. Sementara restorannya, Mimo Restaurant and Bar, menyajikan menu-menu Italia Selatan.

“Di setiap lokasi barunya, Four Seasons mengambil inspirasi dari budaya dan komunitas lokal,” ungkap Antoine Chahwan, Four Seasons President Hotel Operations, dalam siaran persnya. “Roh kreatif Nashville menjadikan kota ini salah satu destinasi paling menarik di Amerika Serikat.”