Ben Bouldin, Presiden dan Managing Director Royal Caribbean Asia.
Interview

Trade Talk : Ben Bouldin, President of Greater China & Managing Director of Asia Royal Caribbean

Di awal debutnya, DestinAsian Indonesia berkesempatan untuk mengikuti preview sailing kapal terbaru dari Royal Caribbean, Legend of the Seas. Kapal ini merupakan terbesar dari Royal Caribbean dengan ukuran panjang body 364 meter dan lebar 66 meter dan bisa menampung 5.610 tamu dengan 2,805 staterooms dan 2,350 kru internasional.

Secara ekslusif, DestinAsian Indonesia berbincang dengan Ben Bouldin, President of Greater China & Managing Director of Asia Royal Caribbean tentang kapal terbaru ini, inovasi untuk Asia Pasifik dan rencana besar lainnya.

President dan Managing Director dari Royal Caribbean Asia, Ben Bouldin.
Ben-Bouldin, Ben Bouldin, President, Greater China & Managing Director, Asia, Royal Caribbean

DestinAsian Indonesia (DAI): Legend of the Seas sudah debut, dan saya senang sekali bisa ikut menjadi salah satu yang pertama untuk berlayar bersamanya.  Apa yang paling membedakan kapal ini dibanding kapal Royal Caribbean sebelumnya?

Ben Bouldin (BEN): Legend of the Seas merupakan evolusi terbaru dari Icon Class. Kapal ini menggabungkan pengalaman resort, pantai, dan taman hiburan dalam satu liburan.

Di dalamnya terdapat delapan neighborhood dengan karakter berbeda, mulai dari area relaksasi seperti Chill Island dan The Hideaway, kawasan keluarga Surfside, hingga Thrill Island yang memiliki Category 6, waterpark terbesar di laut.

Legend juga menghadirkan berbagai pengalaman eksklusif seperti Royal Railway – Legend Station yang terinspirasi Jalur Sutra, Hollywoodland Supper Club, hingga pertunjukan baru Charlie and the Chocolate Factory.

Selain itu, kapal ini menjadi Icon Class pertama yang berlayar dari Eropa sehingga semakin mudah diakses wisatawan Asia.

DAI: Dengan lebih dari 40 pilihan kuliner dan delapan neighborhood, bagaimana Royal Caribbean memastikan tamu tidak merasa kewalahan?

BEN: Kami mendesain kapal agar tetap mudah dijelajahi. Setiap neighborhood memiliki fungsi dan karakter yang berbeda sehingga tamu bisa dengan mudah menemukan area yang sesuai dengan kebutuhannya.

Kami juga memiliki aplikasi Royal Caribbean yang membantu tamu merencanakan aktivitas, melakukan reservasi, hingga menemukan pengalaman yang sesuai minat mereka.

Namun yang paling penting, tamu tidak harus mencoba semuanya dalam satu perjalanan. Kami ingin setiap orang bisa menikmati liburan sesuai gaya mereka sendiri.

Kapal terbaru dari Royal Caribbean, Legend of The Seas.
Legend of the Seas

DAI: Bagaimana Anda melihat tren wisatawan Asia, khususnya Asia Tenggara, dalam memilih liburan kapal pesiar?

BEN: Wisatawan Asia kini semakin mengutamakan pengalaman, nilai, dan fleksibilitas. Mereka mencari liburan yang dapat dinikmati bersama keluarga sekaligus menciptakan kenangan yang berkesan.

Cruise menawarkan semua itu dalam satu paket. Akomodasi, makanan, hiburan, aktivitas, hingga kunjungan ke berbagai destinasi sudah tersedia dalam satu perjalanan. Di sisi lain, tamu tetap memiliki kebebasan untuk menentukan pengalaman sesuai minat masing-masing, baik petualangan, relaksasi, kuliner, maupun hiburan.

Di Asia Tenggara, perjalanan keluarga lintas generasi juga terus meningkat. Kapal pesiar memungkinkan setiap anggota keluarga menikmati aktivitas sesuai usianya, namun tetap bisa menghabiskan waktu bersama.

Baca Juga : Mengapa Dunia Menantikan Legend of the Seas? Ini Jawaban CEO Royal Caribbean

DAI: Banyak orang (termasuk orang Indonesia ) yang masih menganggap kapal pesiar hanya untuk kalangan tertentu. Apa yang ingin Anda sampaikan kepada mereka?

BEN: Kami ingin mengubah anggapan tersebut. Kapal pesiar modern dirancang untuk berbagai tipe wisatawan, mulai dari pasangan, keluarga muda, hingga keluarga besar.

Banyak wisatawan Indonesia sudah terbiasa menikmati liburan di resort. Royal Caribbean menawarkan pengalaman serupa, namun dengan keuntungan tambahan karena tamu bisa mengunjungi beberapa destinasi dalam satu perjalanan tanpa harus berpindah hotel.

Bagi wisatawan yang baru pertama kali mencoba cruise, pengalaman paling menyenangkan biasanya adalah cukup membongkar koper satu kali, sementara kapal membawa mereka ke berbagai destinasi berbeda setiap harinya.

DAI: Royal Caribbean sudah lama dikenal sebagai perusahaan kapal pesiar terbesar di dunia. Apa yang membuat perusahaan terus berinovasi hingga sekarang?

BEN: Bagi Royal Caribbean, inovasi bukan sekadar menjadi yang pertama, tetapi bagaimana kami terus menghadirkan pengalaman liburan keluarga terbaik di dunia. Setiap kapal baru, destinasi, hingga layanan yang kami hadirkan menjadi kesempatan untuk meningkatkan standar, mulai dari kuliner, hiburan, teknologi, keberlanjutan, hingga pengalaman tamu secara keseluruhan.

Selama lebih dari 50 tahun, semangat tersebut menjadi bagian dari DNA Royal Caribbean. Itulah yang membuat kami terus berkembang dan membuat para tamu selalu penasaran ingin mencoba pengalaman berikutnya.

DAI: Apa visi Royal Caribbean Asia-Pasifik dalam lima tahun ke depan?

BEN: Kami ingin Royal Caribbean menjadi salah satu pilihan utama ketika wisatawan merencanakan liburan keluarga.

Kami ingin dikenal bukan hanya sebagai perusahaan kapal pesiar, tetapi sebagai penyedia pengalaman liburan kelas dunia yang menawarkan kenyamanan, nilai terbaik, dan pengalaman untuk semua generasi.

Keberhasilan bagi kami bukan sekadar membawa lebih banyak penumpang, tetapi mengubah persepsi masyarakat tentang liburan kapal pesiar.

DAI: Pasar mana yang paling berkembang di Asia-Pasifik?

BEN: Asia-Pasifik merupakan salah satu kawasan dengan potensi pertumbuhan terbesar bagi Royal Caribbean.

Asia Tenggara sangat menarik karena tidak hanya menjadi pasar wisatawan yang terus berkembang, tetapi juga merupakan destinasi kapal pesiar yang luar biasa. Dalam satu perjalanan, tamu dapat menikmati kota modern, kekayaan budaya, hingga pantai tropis.

Singapura juga telah berkembang menjadi salah satu pusat cruise terbesar di dunia sekaligus pintu gerbang utama menjelajahi Asia Tenggara.

Baca Juga : 7 Lokasi Syuting The Odyssey yang Layak Masuk Bucket List Liburan

DAI: Flash back sedikit ke pandemi, Apa yang berubah dari cara masyarakat memandang kapal pesiar?

BEN: Pandemi mengingatkan banyak orang bahwa waktu bersama keluarga sangat berharga.

Kini wisatawan lebih mencari pengalaman yang bermakna dibanding sekadar mengunjungi banyak destinasi. Mereka juga menginginkan liburan yang mudah direncanakan, memberikan nilai lebih, dan bisa dinikmati seluruh anggota keluarga.

Cruise menjawab kebutuhan tersebut karena menggabungkan akomodasi, makanan, hiburan, aktivitas, dan berbagai destinasi dalam satu pengalaman liburan.

DAI: Apa tantangan terbesar Royal Caribbean di Asia-Pasifik saat ini?

BEN: Tantangan terbesar adalah meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai seperti apa kapal pesiar modern saat ini.

Selain itu, pertumbuhan industri juga bergantung pada ekosistem yang mendukung, mulai dari pelabuhan yang siap menerima kapal pesiar, konektivitas penerbangan, kesiapan destinasi wisata, hingga kolaborasi dengan pemerintah dan industri pariwisata.

DAI: Dari seluruh kapal, pelayaran, dan juga rute, jika bisa berlibur tanpa urusan pekerjaan, rute Royal Caribbean mana yang ingin Anda pilih?

Saya akan memilih Navigator of the Seas dari Singapura bersama keluarga.

Kapal ini menawarkan berbagai aktivitas untuk semua anggota keluarga, mulai dari The Blaster, seluncuran air terpanjang di laut, hingga berbagai restoran dan hiburan baru.

Pelayaran selama empat malam dari Singapura menuju Penang dan Phuket merupakan pilihan ideal karena memungkinkan tamu menikmati destinasi menarik sekaligus berbagai fasilitas di atas kapal. Sebagai ayah dari tiga anak, saya sangat menghargai liburan yang memberi kesempatan setiap anggota keluarga menikmati aktivitas favorit mereka, tetapi tetap bisa berkumpul dan menciptakan kenangan bersama di akhir hari.